Dielukan Bisa Kalahkan Ahok, Ini Gebrakan Risma Terkait Perizinan

Wali Kota Surfabaya, Tri Rismaharini (kanan) saat dikunjungi Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri di Surabaya beberapa waktu lalu. PDI P nampaknya ngebet membujuk Risma agar mau dicalonkan sebagai Cagub DKI Jakarta 2017 melawan incumbent, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (kanan) saat dikunjungi Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri di Surabaya beberapa waktu lalu. PDI P nampaknya ngebet membujuk Risma agar mau dicalonkan sebagai Cagub DKI Jakarta 2017 melawan incumbent, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Sepak terjang Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) untuk menantang calon incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta, terus didengungkan. Salah satunya, gebrakan Risma terkait sistem perizinan secara online yang dapat dia pantau langsung melalui pesan singkat (sms) di telepon seluler (ponsel) pribadinya.

Risma mengatakan, jika ada perizinan yang bermasalah, maka ponselnya akan berbunyi secara otomatis. Walikota perempuan pertama di Surabaya ini menuturkan, sistem aplikasi yang disebut Surabaya Single Windowtersebut mencakup sejumlah perizinan, mulai dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) sampai pembuatan akta kelahiran dan kematian.

”Warga yang akan memohon perizinan hanya perlu mengirim berkas berupa soft copy melalui Surabaya Single Window yang dapat diakses dari situs resmi pemerintah kota,” jelas Risma kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/5).

Jika berkas yang diminta telah lengkap dan sesuai aturan, lanjut Risma, maka dinas wajib menyelesaikan permohonan perizinan tersebut sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan.

“Begitu batas waktunya dilampaui, maka telepon saya akan berbunyi ‘ting’ dan saya bisa buka berkas itu siapa yang pegang,” tutur politisi PDI Perjuangan.

Dengan sistem tersebut, Risma dapat dengan mudah memberikan hukuman pada pejabat yang tidak cepat dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Aplikasi Surabaya Single Window juga telah dipaparkan oleh Risma dalam rapat terbatas yang dihadiri Presiden Jokowi.

Menurutnya, Jokowi tertarik dengan sistem satu pintu yang terbukti efektif tersebut. “Tadi sudah dipaparkan dan Presiden ingin lihat,” katanya.

Kemudahan perizinan yang telah diterapkan Surabaya tersebut akan menjadi modal kuat bagi kota tersebut. Sebab, dalam waktu dekat Surabaya dan Jakarta akan disurvei oleh lembaga internasional untuk ditentukan peringkat kemudahan berinvestasinya. Hasil peringkat Jakarta dan Surabaya itu akan menjadi peringkat Indonesia secara nasional.

Nama Risma belakangan makin santer disebut sebagai tokoh paling kuat yang mampu menandingi Ahok di Pilgub DKI. (Baca: Wow, Poster ‘Risma for DKI 1’ Mulai Beredar).

Para petinggi PDI Perjuangan, bahkan Ketua Umum Megawati Soekarno Putri pun rela turun gunung untuk membyujuk Risma agar mau dicalonkan partai abangan di Pilgub DKI. Maklum saja, hingga hari ini, PDI P Nampak gamang menentuk figur kandidat yang bisa mengimbangi Ahok. (rp/gbi)