Dikalahkan PS TIRA, Peluang PSMS Medan Bertahan di Liga 1 Semakin Berat

oleh
Aksi Aleksandar Rakic saat membela PS TIRA.

GLOBALINDO.CO, BOGOR – Ambisi PSMS Medan untuk tetap bertahan di Liga 1 semakin berat. Kepastian itu setelah PSMS Medan dikalahkan tim sesama penghuni papan bawah PS TIRA dengan skor telak 4-2.

Bermain dalam partai tunda di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (5/12/2018), PSMS yang bertindak sebagai tuan rumah di pertandingan ini mengambil inisiatif menyerang lebih dulu.

Ironisnya Tim Ayam Kinantan, julukan PSMS yang butuh kemenangan justru harus bermain dengan sepuluh orang setelah Shohei Matsunaga diganjar kartu merah pada menit ke-11. Shohei yang menjadi orang terakhir di area pertahanan PSMS menjatuhkan Ahmad Nufiandani ketika penyerang PS TIRA ini hanya berhadapan dengan kiper Abdul Rohim.

Keunggulan jumlah pemain ini coba dimanfaatkan PS TIRA untuk memimpin. Ancaman diberikan PS TIRA pada menit ke-24, tapi sepakan keras Nufiandani dari luar kotak penalti dapat ditepis kiper.

Meski hanya bermain dengan sepuluh orang, PSMS tetap memberikan kesulitan bagi PS TIRA. Peluang emas diperoleh PSMS pada menit ke-38. Felipe Martins melepaskan tendangan keras, dan dapat diblok kiper Angga Saputra. Namun Rachmad Hidayat gagal menyambut bola muntah dengan baik, sehingga gawang PS TIRA masih aman.

PSMS dan PS TIRA melakukan jual-beli serangan di waktu tersisa. Kendati demikian, mereka tetap menemui jalan buntu untuk membobol gawang lawan masing-masing, sehingga skor imbang tanpa gol menutup babak pertama.

Kembali dari ruang ganti, pertandingan antara PSMS dan PS TIRA tetap berlangsung ketat, mengingat kedua tim berusaha memecahkan kebuntuan sepanjang babak pertama. Serangan tekanan di pertahanan lawan dilakukan kedua tim.

Tim tamu bersorak kegirangan pada menit ke-53 ketika Aleksandar Rakic sukses membuka keunggulan bagi PS TIRA. Umpan pendek Dimas Drajat diselesaikan Aleksandar Rakic yang berdiri bebas tanpa pengawalan.

Kondisi ini menumbuhkan kepercayaan diri pemain PS TIRA, sehingga sukses menggandakan keunggulan pada menit ke-77 melalui tendangan Rakic menyambut umpan Dimas. Gol tersebut menggoyahkan penggawa PSMS.

Terbukti tidak berselang lama dari gol tersebut, PS TIRA berhasil memperbesar keunggulan lewat tendangan bebas Rakic selang dua menit kemudian.

Meski tertinggal tiga gol, PSMS tidak mau menyerah begitu saja. Tim Ayam Kinantan sukses memperkecil ketertinggalan pada menit ke-84 melalui sundulan Rahmad Hidayat menyambut umpan silang dari sisi kanan serangan.

Namun PS TIRA kembali memperbesar keunggulan pada menit ke-88 melalui Dimas. PS TIRA harus kehilangan pemain ketika Roni Sugeng menerima kartu kuning kedua di menit ke-90, dan PSMS akhirnya hanya bisa memperkecil kekalahan menjadi 4-2 lewat gol Rachmad di injury time.

Hasil itu membuat PS TIRA menanggalkan status juru kunci usai mengumpulkan nilai 39, sekaligus menggusur PSMS ke posisi terbawah klasemen dengan keunggulan dua angka. Tak pelak pekan terakhir Liga 1 bakal ramai, mengingat lima tim masih mempunyai peluang tidak terdegradasi. (gol/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.