Dipecat Menristek Dikti, Rektor UNJ Lapor Bareskrim Polri

Djaali yang dipecat Menristek Dikti dari jabatannya sebagai Rektor UNJ.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Djaali yang dipecat dari jabatannya sebagai Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) oleh Menristek Dikti melayangkan laporan ke Bareskrim Polri. Laporan dilakukan terkait fitnah.

“Nanti di Bareskrim sekitar jam 1-an mau melaporkan tindak pidana fitnah,” kata Djaali, Rabu (27/9/2017).

Pihak yang akan dilaporkan Djaali ke Bareskrim Polri adalah semua pihak yang berbicara di media, termasuk yang menyebarkan fitnah atas dirinya.

(Baca Juga: Menristek Dikti Pecat Rektor Universitas Negeri Jakarta)

“Sekarang saya belum bisa ngomong apa-apa. Nanti saja di Bareskrim, akan ada konferensi pers,” ujar dia.

Djaali diberhentikan per tanggal 25 September 2017, digantikan oleh Prof. Dr. Intan Ahmad, Ph.D sebagai Pejabat Pelaksana Harian Rektor UNJ.

“Tanggal 25 September 2017, Prof. Dr. Intan Ahmad, Ph.D ditetapkan oleh Menristekdikti sebagai Pejabat Pelaksana Harian Rektor UNJ yang dinyatakan dihadapan para Wakil Rektor dan Dekan di lingkungan UNJ,” kata Kepala UPT Humas UNJ Asep Sugiarto.

Asep mengaku tak tahu mengapa Djaali diberhentikan dari jabatannya sebagai rektor UNJ.

“Kalau itu tanya ke Kemenristekdikti saja ya,” ucap dia singkat.

Hingga saat ini, pihak Kemenristekdikti belum memberikan pernyataan.

Djaali sebelumnya dilaporkan oleh sejumlah dosen UNJ ke Ombusdman atas tudahan tindakan nepotisme karena mengangkat sejumlah anggota keluarganya di UNJ.(kcm/ziz)