Diperiksa Jumat, Polda Jabar Layangkan Panggilan Kedua pada Rizieq

Pimpinan FPI, Habib Rizieq Shihab.

GLOBALINDO.CO, BANDUNG – Kepolisian Daerah Jawa Barat melayangkan surat panggilan kedua kepda pimpinan Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab, sebagai tersangka kasus dugaan penghinaan Pancasila dan pencemaran nama baik, Jumat (10/2). Pemanggilan kedua ini dilayangkan setelah Rizieq mangkir pada panggilan pertama, Selasa (7/2) kemarin.

“Surat pemanggilan kedua sudah dilayangkan Selasa (7/2), setelah tersangka tidak dapat memenuhi panggilan pertama,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfrimasi, Rabu (8/2).

Yusri mengatakan, kuasa hukum tersangka menyatakan bahwa ketidakhadiran Rizieq pada pemanggilan pertama karena tersangka mengalami kelelahan. “Jika pada pemanggilan kedua tetap tidak hadir, maka Polda Jawa Barat akan melakukan penjemputan secara paksa,” paparnya.

Polda mengimbau agar tidak ada mobilisasi massa atau konsentrasi massa seperti yang terjadi pada pemanggilan Rizieq sebagai terperiksa beberapa waktu lalu dan mengakibatkan terjadi kericuhan. Polisi pun akan bersikap tegas bila ada pengerahan massa tanpa ada surat pemberitahuan.

“Diharapkan ada surat pemberitahuan kepada polisi terkait adanya pengumpulan massa. Maksimal tiga hari sebelum hari H, Jika ada konsentrasi massa, itu merupakan tindakan ilegal dan pasti kami tindak,” tegas Yusri.

Untuk mengingatkan, kasus dugaan penghinaan Pancasila ini berkaitan dengan isi salah satu kegiatan ceramah Rizieq Syihab di Lapangan Gasibu Kota Bandung 2011 silam. Berbekal bukti di antaranya berupa rekaman video, laporan dilakukan di Mabes Polri oleh Sukmawati Soekarnoputri dan dilimpahkan kepada Polda Jabar sesuai tempat kejadian. (bs/gbi)