Diserbu Pembeli, 800 Kg Buah Habis Dalam 30 Menit

 

Kapolrestabes Kota Surabaya, M Iqbal saat melayani warga yang membeli buah.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pasar murah yang digelar Artotel Surabaya bekerjasama dengan Komunitas Bicara Surabaya dibanjiri pengunjung. Dalam waktu 30 menit sekitar 800 kg buah yang dijual diserbu para pembeli.Dari pantauan di lokasi beragam buah yang didatangkan dari PIOS dijual sangat murah sekali. Beragam jenis buah seperti Timun Mas, Blewah, Semangka, Melon, Jeruk Siam, Pepaya Kalina, Pepaya, Pisang Emas, dijual dengan harga per Rp 10 ribu-an.

Warga pun berdatangan untuk membelinya. Namun, karena masih dipersiapkan dan belum diturunkan dari mobil pickup, maka warga pun rela menunggunya sejak Pk 14.30 wib.

Ketika dagangan buah-buahan murah dan segar sudah siap jual, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M Iqbal ikut membantu menjual buah tersebut ke warga yang sebelumnya sudah rela menunggu. Beberapa anggota Polwan cantik dari Polrestabes Surabaya pun juga ikut membantu membungkus buah-buahan pilihan warga yang akan dibelinya.

“Yang mana bu, ini (sambil menunjukkan semangka pilihan ibu). Ini pasti enak ini bu,” kata Kombes Pol M Iqbal, yang kemudian membungkus semangka tersebut.

Kurang dari setengah jam, beragam buah yang total seberat 500-800 kilogram dan didatangkan dari PIOS dengan harga yang sangat murah ini, ludes dibeli warga.

Ada seorang warga yang langsung memilih lima macam buah. Masing-masing buah tersebut harganya Rp 50 ribu.

“Saya nggak sengaja lewat sini. Kok ada yang ramai-ramai di sini, saya mampir. Ada pasar buah murah, saya jadi pingin beli,” ujar Is, warga Tanjungsari, Kecamatan Sukomanunggal.

Melihat animo masyarakat yang cukup tinggi di pasar murah hari ini, PIOS akan mendatangkan buah lebih banyak lagi. Rencananya, jenis buah yang jumlahnya ditambah yakni melon dan blewah dan timun mas.

“Memang animonya luar biasa. Hari ini berat buah sekitar 500-800 Kg. Besok kami akan menambah jumlah buah, mungkin dua kali lipatnya. Dan ada penambahan jenis buah yang kami perbanyak seperti melon, blewah, timun mas,” ujar GM PIOS Rahayu Trisila.

Hari ini, buah yang jarang dipilih masyarakat adalah pepaya. Sedangkan melon, timun mas, blewah, lebih dulu ludes.

“Kalau pepaya kan hampir setiap hari ada. Sedangkan blewah, melon, timun mas kan musiman, jadi banyak dipilih warga,” jelasnya. (bmb/gbi)