Dispendukcapil Targetkan 242.889 Perekaman e-KTP

Ilustrasi Perekaman KTP elektronik (e-KTP).

Ilustrasi Perekaman KTP elektronik (e-KTP).

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, menargetkan 242.889 Perekaman e-KTP hingga akhir September 2016.

Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Suharto Wardoyo mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melakukan jemput bola demi percepatan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di Kota Pahlawan.

“Harapan kami sampai akhir September 2016 mendatang, warga Surabaya yang belum melakukan perekaman KTP elektronik, sudah melakukan perekaman,” jelas Suharto Wardoyo, Senin (29/8/2016).

Selain membuka pelayanan keliling untuk perekaman KTP elektronik di sekolah, Dispendukcapil juga melakukannya di kampus, mal-mal, perusahaan, panti jompo, lembaga pemasyarakatan dan kelurahan.

“Dispendukcapil tidak bergerak sendirian. Para camat dan lurah juga ikut berperan aktif dengan membuat surat edaran kepada ketua RW/RT,” ujar Anang, sapaannya.

Langkah lainnya, Pemkot Surabaya akan menyediakan alat cetak KTP elektronik di lima kecamatan. Yakni Kecamatan Sawahan, Tambaksari, Semampir, Wonokromo, Kenjeran.

“Lima kecamatan itu dipilih karena berdasarkan data, cukup banyak warga yang belum merekam KTP elektronik. Nanti kami juga tambah di Kecamatan Krembangan,” jelas Anang.

Untuk itu, warga Kota Surabaya yang belum melakukan perekaman KTP elektronik, diimbau untuk segera melakukan perekaman KTP elektronik.

Sebab, mulai awal Oktober 2016 nanti, warga yang belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e KTP) tidak akan bisa mendapatkan pelayanan dari instansi pemerintah, lembaga perbankan dan swasta yang berkaitan dengan dan tidak terbatas pada perizinan, usaha, perdagangan dan asuransi.

“Yang penting lakukan perekaman dulu, meskipun belum jadi. Tetapi, kalau sudah rekam, Nomor Induk Kependudukan (NIK) nya kan sudah terekam,” pungkasnya. (bmb/gbi)