Ditangkap Karena Narkoba, Jennifer Dunn Malah Cengengesan

Ekspresi Jennifer Dunn yang santai dan cengengesan saat digiring ke Mapolda Metro Jaya, Selasa (2/1/2018).

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Artis Jennifer Dunn kembali terbelit kasus penyalahgunaan narkoba. Artis cantik yang beberapa bulan lalu ramai dibicarakan karena kelakuan pelakornya ditangkap polisi di rumahnya di Mampang, Jakarta Selatan, saat tahun baru 1 Januari 2018.

Jennifer Dunn diamankan setelah polisi terlebih dulu meringkus seorang pria berinisial FS di rumahnya. Artis kelahiran 28 tahun silam ini diketahui beberapa kali memesan shabu kepada FS.

“Yang bersangkutan (FS) 40 tahun, agak gemuk, informasi dari masyarakat bahwa di rumahnya sering ada penyalahgunaan narkotika,” ujar Argo Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

FS dan Jennifer kini menjadi tersangka dan ditahan dengan mengenakan baju oranye tahanan.

Penangkapan itu bermula ketika polisi memperoleh informasi dari masyarakat pada 31 Desember 2017. Diketahui, FS sering menggunakan rumah di Jalan Rukun nomor 27, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan sebagai lokasi penyalahgunaan narkotika jenis shabu.

Setelah menerima informasi itu, anggota Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya selanjutnya melakukan penggeledahan di rumah tersebut dengan didampingi Ketua RW setempat. Namun FS tidak ada di rumah dan melarikan diri melalui pintu belakang.

Saat polisi melakukan pencarian, FS ternyata sedang bersembunyi di rumah warga. Ia kemudian ditangkap. Saat penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti di saku celana FS.

Barang bukti tersebut yaitu satu kotak bekas rokok yang di dalamnya berisi satu plastik berisi narkotika golongan I jenis shabu dengan berat brutto 0,6 gram. Polisi juga menemukan satu unit ponsel sebagai alat komunikasi pemesan shabu FS dan Jennifer.

“HP tersangka diketemukan. FS mendapatkan barang dari Mr. X di atasnya, sekarang masih DPO,” kata Argo.

Menurutnya, FS mengakui bahwa shabu tersebut merupakan pesanan Jennifer. Pengakuan itu diperkuat dengan isi percakapan di aplikasi WhatsApp antara FS dengan Jennifer. Dalam percakapan itu, Jennifer memesan sabu kepada FS sebanyak 1 gram.

“Dari FS ternyata ada seseorang perempuan yang memesan, sudah beberapa kali memesan, inisial JD (Jennifer Dunn),” kata Argo.

Dari informasi tersebut, polisi kemudian ke rumah Jennifer di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Polisi langsung menangkap Jennifer di rumahnya. Saat penangkapan, polisi juga menemukan barang bukti berupa satu buah alat sedotan pipet plastik yang digunakan untuk menyendok shabu dari plastik ke dalam cangklong.

Selain itu, petugas juga menemukan satu unit ponsel yang digunakan untuk komunikasi antara Jennifer dengan FS. “Hp dilihat ternyata ada pemesanan. Pengakuan FS sudah sepuluh kali pesan,” kata Argo.

Anehnya, sikap Jennifer saat digiring ke Mapolda Metro Jaya berbeda dengan tersangka kasus narkoba lainnya yang biasanya tampak sedih. Ia justru cengengesan menghadap kamera awak media.

Jennifer Dunn pun sempat melambaikan tangannya ketika ada awak media yang memanggil. Tak ada raut penyesalan dan sedih dari wajah Jennifer Dunn. Bahkan tampak gaya cempol rambut Jedunn, begitu nama bekennya, seperti tertata.

Jennifer Dunn sempat diminta polisi untuk menyampaikan beberapa kata. Pesinetron ‘Dia dan Dia’ ini mengaku menyesal dan meminta maaf kepada keluarganya. Namun lagi-lagi, Jennifer Dunn pun menyampaikan pernyataan itu dengan senyuman tanpa ada rasa bersalah.

‎”Maaf semuanya untuk media dan keluarga. Aku nyesal, udah gitu aja,” ucap Jennifer Dunn di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (2/1).

Atas kejadian ini, kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 juncto pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka diancam dengan hukuman penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar. (cni/adi)