Diterjang Hujan Angin Dua Kelas SD di Bojonegoro Ambruk

oleh

GLOBALINDO.CO, BOJONEGORO – Akibat diterjang hujan deras yang disertai angina kencang dua ruang kelas di sekolah Dasar (SD) Babad, Desa Babad Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro roboh.

Beruntung dua kelas yang roboh pada hari Senin dini hari (5/3/2018) itu tidak sampai memakan korban jiwa.

Informasi yang didapat dari  Kepala Sekolah SD Babad, proses belajar mengajar murid TK dan kelas 1 yang menempati kedua ruangan itu telah dipindahkan sejak dua pekan sebelumnya.

Untuk murid kelas 1 dipindahkan ke ruang kepala sekolah dan balai desa untuk anak-anak TK.

“Jadi dua pekan sebelum roboh diterjang angin, kita sudah memindahkan proses belajar mengajarnya. Karena bangunan itu sudah terlihat doyong (miring, red),” tutur Kepala Sekolah SD Babad, Sri Murni kepada detikcom di lokasi, Selasa (6/3/2018).

Bangunan ruang kelas yang roboh ini memang terlihat rangka dan dinding kayunya sudah lapuk dan keropos karena sudah puluhan tahun berdiri. Sri menambahkan, bangunan tersebut sudah berdiri sejak tahun 1970-an. Namun sejak itu pula bangunan tersebut tidak mengalami perbaikan.

Warga Babad dan kepala sekolah pun berharap ruang kelas yang roboh tersebut segera dibangun kembali oleh pemerintah supaya tidak menganggu proses belajar-mengajar di SD Babad.

 

Sementara itu BPBD Bojonegoro yang ditemui di lokasi mengaku baru sebatas meninjau lokasi reruntuhan.

“Kita ke lokasi untuk membantu dan memastikan kondisi terkini sekolah, dan beruntung tidak ada korban jiwa saat ruang kelas ini roboh. Informasi yang kami terima memang roboh saat hujan dan angin kencang” tegas kapala BPBD Bojonegoro, Andik Sudjarwo.

Reruntuhan dua bangunan kelas di SD Babad tersebut hingga saat ini masih terlihat dan menjadi tontonan para murid dan masyarakat sekitar. Bahkan tak sedikit para siswa yang justru memilih bermain di sekitar puing-puing bangunan tersebut.  (dtc/boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *