Ditertibkan, Pedagang Burung di Pacar Keling Datangi Gedung DPRD Surabaya

by
Ilustrasi pedagang burung di Surabaya. 

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Sekitar 20 pedagang burung yang biasa berjualan di Pacar Keling hari ini menggelar unjuk rasa di gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (20/11/2017). Dalam aksinya mereka membawa sangkar burung dan burung dara.

Ketua Paguyuban Pedagang Burung Pacar Keling, Heri Purnomo menuturkan kedatangan mereka kali ini untuk meminta perlindungan dari anggota dewan. Harapanya, pedagang bisa kembali berjualan seperti semula.

“Kita minta perlindungan agar segera dicarikan lokasi berjualan baru,” ujar Heri Purnomo.

Menurut Heri Purnomo, para pedagang sudah puluhan tahun berjualan burung di Pacar Keling. Atas pertimbangan itu, pedagang kemudian memprotes ketika ada penertiban yang digelar tanpa melalui sosialisasi.

Padahal, dalam sejumlah penertiban oleh petugas penegak perda selama ini, para pedagang sebelumnya diberi pemberitahuan. Tujuanya, para pedagang bisa mengemasi barang yang mereka jual.

“Tanpa sosialisasi dagangan kita langsung diobrak abrik Satpol PP,” geramnya.

Tidak hanya diobrak abrik, sejumlah burung milik pedagang juga turut dibawa oleh anggota Satpol PP. Merasa dirugikan, pedagang lsngdung mengadu ke anggota dewan.

Sementara itu, menerima keluhan dari pedagang anggota Komisi D (pendidikan dan kesra) DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah turut mengecam aksi semena-mena yang dilakukan petugas dari Satpol PP. Apalagi, penertiban itu dilakukan tanpa adanya sosialisasi.

“Jujur kita kecewa. Biasanya kan ada sosialisasi, kenaoa untuk pedagang burung di Pacar Keling tidak ada,” sesalnya.

Menurut Khusnul, pihaknya saat ini sudah mengubungi pihak Satpol PP soal penertiban di Pacar Keling. Komisinya ingin mendengar secara langsung penjelasan dari Satpol PP.

“Kira sudah hubungi Satpol. Kayaknya sebentar lagi mereka datang ke sini,” pungkas politisi dari PDI-P ini. (bmb/gbi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *