Ditjen Pajak Periksa SPT WNI Pelaku Transaksi Jumbo Rp 18,9 Triliun

Melalui Bank Standard Chartered ini nasabah asal RI melakukan pemindahan (transfer) dana USD 1,4 miliar (Rp 18,9 triliun) dari Guernsey, Inggris, ke Singapura di bank itu pada tahun 2015 silam.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak ternyata sudah mengantongi nama WNI yang melakukan transfer dana Rp 18,9 triliun dari Guernsey Inggris ke Singapura melalui Standard Chartered Plc (Stanchart). Ditjen Pajak akan memeriksa surat pelaporan tahunan (SPT) dan surat pernyataan harta (SPH) WNI itu.

“Kami cek ke SPT Tahunan serta dalam SPH (Surat Pernyataan Harta) bagi yang ikut tax amnesty,” ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama di Jakarta, Senin (9/10).

Namun Hestu enggan membeber identitas pelaku transaksi keuangan jumbo antar benua itu. Hestu hanya memastikan, transfer tersebut tidak dilakukan oleh satu nasabah, namun banyak nasabah. (Baca: Siapa WNI Pemilik Dana Rp 18,9 Triliun yang Ditransfer dari Inggris ke Singapura?).

Saat ini, kasus transfer Rp 19 triliun dari Guernsey Inggris ke Singapura itu menjadi perhatian otoritas Eropa dan Asia. Selain itu, ada dugaan transfer tersebut terkait penghindaran pajak dan militer.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan berkoordinasi dengan Pusat pelaporan dan Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menindaklanjuti kasus mega transfer tersebut.

Sementara itu, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan, pihaknya sudah merespon dugaan transfer fantastis ini. Namun ia tidak memberikan informasi perihal datanya tersebut. (kc/mun)