Gelar Konsolidasi Berkala, Partai Demokrat Optimis Hadapi Pemilu 2019

oleh
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Ratih Retnowati (kiri) saat menyerahkan seragam kepada pengurus ranting.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pengurus DPC Partai Demokrat (PD) Kota Surabaya, terus memanasi mesin politiknya jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pilpres 2019 mendatang. Salah satu caranya dengan intens menggelar konsolidasi dengan pengurus ranting.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Ratih Retnowati menuturkan, tujuan digelarnya konsolidasi secara berkala adalah untuk memaksimalkan peran ranting. Menurut Ratih, partainya kerap mengadakan kegiatan yang melibatkan seluruh jajaran pengurus partai.

“Kebetulan acara mulai pukul 9 sampai sekarang adalah konsilidasi. Inti acara hari ini adalah pembagian SK ranting dan seragam,” ujar Ratih Retnowati saat ditemui di kantor DPC PD Surabaya, Minggu (16/9/2018).

Ratih menjelaskan, sebagai bagian terkecil dalam struktur kepengurusan partai anak ranting memiliki peran yang cukup penting. Karena melalui merekalah pengurus partai yang ada di DPC berkomunikasi dengan masyarakat.

“Justru sebagai bagian terkecil inilah kita perlu selalu berkoordinasi. Karena jumlahnya lebih banyak dari pada struktur DPC,” jelasnya.

Konsolidasi yang digelar antara pengurus DPC dengan ranting sebenarnya sudah sering digelar. Bahkan konsolidasi itu sudah dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan Pilgub Jatim.

Apalagi, lanjut Ratih, menjelang menghadapi pileg dan pilpres kali ini acara konsolidasi memang sudah lama diidam idamkan pengurus ranting. Dimana mereka ingin selalu berkoordinasi dengan pengurus yang ada di DPC.

“Terutama masalah sosial kemasyarakatan yang dihadapi selama ini,” cetus Wakil Ketua DPRD Surabaya ini.

Ditanya soal kesiapan Demokrat dalam menghadapi Pileg, Ratih mengaku dengan jumlah ranting yang mencapai 154, target 12 kursi untuk DPRD Surabaya dapat tercapai. Hal itu didukung dengan solidnya pengurus anak ranting yang ada.

“Kita juga menyiapkan saksi. Dan target kita saksi itu harus dari kader bukan sekedar saksi yang ada di tiap TPS (Tempat Pemungutan Suara). Tapi kader yang mumpuni di masing masing TPS,” tegasnya.

Sementara Sekretaris DPC Partai Demokrat, Dedy Prasetyo menambahkan pihaknya menyiapkan 8156 saksi dalam Pileg mendatang. Nantinya mereka akan disebar di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Menurut Dedy, proses rekrutmen saksi saat ini sudah mulai berjalan. Hal itu dimulai sejak 9 September saat seluruh jajaran pengurus partai membentuk tim rekrutmen partai.

Saat ini yang sudah dilakukan pengurus DPC membagikan daftar TPS dan alamatnya kepada seluruh pengurus PAC dan ranting. Mereka diberi waktu selama 30 hari untuk merekrut saksi sebanyak 8156.

“Dari jumlah itu nanti kita akan lakukan pelatihan dan pembekalan lebih awal. Sehingga target ketua saksi bukan sekedar saksi tapi yg bisa melipatgandakan perolehan suara,” pungkas Dedy. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *