DPD Gerindra Ziarah ke Makam Bung Tomo Sebelum Daftar ke KPU

oleh
Ketua DPD Partai Gerindra Kota Surabaya, BF Sutadi bersama simpatisan partai saat ziarah ke makam Bung Tomo.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Sejumlah partai politik di Kota Surabaya, mulai mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Setelah PDI-P selanjutnya ada Partai Gerindra yang akan mendaftar.

Ada yang berbeda yang dilakukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Surabaya, sebelum mendaftar ke KPU. Sebelum menuju Kantor KPU Surabaya di Jl Adityawarman, Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, BF Sutadi ziarah dulu ke Makam Pahlawan Nasional Bung Tomo di TPU Ngagel, Surabaya.

Selain Sutadi, ziarah kali ini juga diikuti Ketua Dewan Penasihat Partai Gerindra, Prof. Abd Latief. Selanjutnya ada sejumlah anggota DPRD Surabaya dan simpatisan partai.

Di depan Makam Bung Tomo, mereka menggelar upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa Bung Tomo dalam meraih Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, BF Sutadi mengatakan, Makam Bung Tomo dipilih sebagai start partainya melakukan pendaftaran ke KPU. Tujuannya untuk membangkitkan militansi para kader.

Menurutnya, Bung Tomo sebagai sosok pejuang yang tak kenal lelah, untuk itu diharapkan bisa ditiru para kader dan simpatisan Partai Gerindra Surabaya.

”Ibarat akan berangkat perang. Untuk itu agar para kader semangat, maka kita mulai pendaftaran dari makam Bung Tomo,” katanya.

Suradi mengatakan, langkah melakukan ziarah ke Makam Bung Tomo bukan sesuatu yang mistis. Namun sebagai langkah mencontoh salah satu pahlawan kebanggaan arek-arek Surabaya itu.

”Karena kita mendaftar ke KPU sebagai parpol kontestan Pemilu 2019, ibarat berangkat perang yang harus diperebutkan dengan penuh semangat perjuangan,” ungkap Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Surabaya tersebut.

Usai berziarah, para kader dan simpatisan Gerindra ini, melakukan konvoi menuju kantor KPU Surabaya. Sekitar 1300 an lebih data pengurus dan kader pendukung partai berupa fotocopy KTP dan KTA diserahkan ke komisioner KPU.

Hampir sama dengan partai politik lainnya, data administrasi partai Gerindra ini juga harus direvisi kembali. Namun bukan karena kurang jumlah pengurusnya dengan Sipol KPU, melainkan malah kelebihan data pengurusnya.

“Jumlah Sipolnya sudah komplit, tapi kelengkapan datanya(fotocopy KTP dan KTA.red) ada yang double dan kurang dengan jumlah Sipol yang disetor dari pusat,” ungkap A. Hermas Thony, Sekertaris DPC Partai Gerindra Surabaya.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya ini menargetkan paling lambat, Senin(16/10/2017) besok, data tersebut sudah dibenahi dan langsung diserahkan ke KPU Surabaya.

“Yang entri di DPP Gerindra yang kurang koordinasi dengan DPC, sehingga sedikit terjadi kesalahan. Tapi itu mudah tinggal di delete saja yang kelebihan dan yang kurang kita minta datanya ke DPP sekarang juga,” pungkas AH Thony. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *