Dua Napi Lapas Pekanbaru Kabur Usai Todong Sipir dengan Pistol

Lapas Pekanbaru.

GLOBALINDO.CO, PEKANBARU – Dua narapidana (Napi) lembaga pemasyarakatan (Lapas) Pekanbaru berhasil kabur dengan cara menodongkan pistol ke arah sipir. Salah satu Napi yang kabur diketahui seorang mantan anggota Polri bernama Satriandi (29). Dia kabur bersama teman satu selnya, Nugroho alias Kecuk.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, Kamis (23/11/2017), menyatakan, kedua Napi itu kabur pada Rabu (22/11/2017) sekira pukul 16.40 WIB. Sebelum kabur, Napi tersebut diketahui menerima tamu bernama Resti dan Hasbi. Hasbi diketahui sebagai adik dari Satriandi.

“Ini salah satu kejanggalan. Sehingga kita duga senjata api dititipkan saat dua tamu tadi membesuk Satriandi,” kata Susanto.

(Baca Juga: Dua Napi Narkotika Kabur dari Lapas Nusakambangan)

Anehnya, saat kedua Napi kabur dengan cara menodongkan pistol, kamera CCTV yang ada di pintu masuk tidak aktif. Petugas mengaku CCTV rusak tersambar petir.

“Jadi informasinya rekaman CCTV saat kejadi tidak berfungsi dengan baik,” kata Susanto.

Satriandi diketahui mengalami kaki pincang akibat jatuh dari lantai 5 sebuah hotel di Pekanbaru karena digerebek di kamar hotel menyimpan narkoba.

Dalam kasus kepemilikan narkoba ini, Satriandi divonis bebas oleh majelis hakim. Pertimbangannya Satriandi punya surat kartu kuning alias mengalami gangguan jiwa.

“Heran juga kita, padahal dia jalannya saja susah karena kakinya pincang. Tapi kok dengan bebasnya bisa keluar dari Lapas,” kata Susanto.

Satriandi merupakan Napi dalam kasus pembunuhan. Dia membunuh seorang warga terkait bisnis narkoba. Dalam kasus pembunuhan ini dia divonis 12 tahun penjara.(dtc/ziz)