Dua Pimpinan DPR Dipolisikan, Diduga Sebar Hoax terkait MCA

oleh
Fahri Hamzah (kiri) dan Fadli Zon (kanan) dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan menyebarkan hoax.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Dua pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat, Fahri Hamzah dan Fadli Zon, dilaporkan ke polisi. Duo loyalis Prabowo Subianto itu dituduh menyebarkan ujaran kebencian atau berita tidak benar alias hoax melalui media sosial Twitter.

Fahri dan Fadli dilaporkan Muhammad Rizki ke Markas Polda Metro Jaya. Laporan itu diterima dengan nomor LP/1336/III/2018/PMJ/DITRESKRIMSUS tanggal 12 Maret 2018.

“Menjadi dasar kami melaporkan ada dua akun Twitter yang kami duga milik pejabat tinggi negara yang kebetulan keduanya memegang jabatan wakil ketua DPR RI. Adapun yang menjadi alasan kenapa kita melaporkan adalah sebagai masyarakat kita ikut berpartisipasi dalam rangka berantas hoax,” kata Muhammad Zakir Rasyidin, kuasa hukum pelapor.

Fahri dan Fadli diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 UU ITE. Kicauan Fahri Hamzah yang dilaporkan ke polisi yakni tulisannya di akun Twitter pada 4 Maret 2018.

“Dari web resmi @jawapos menemukan bahwa ketua MCA adalah Ahoker. Jadi maling teriak maling dan ngaku Muslim segala. Ayok @DivHumas_Polri selesaikan barang ini. Jangan mau merusak nama Polri dengan menyerang identitas agama,” tulis Fahri.

Zakir mengatakan, media yang dikutip Fahri Hamzah untuk menuduh Ahokers, telah memberikan klarifikasi bahwa berita itu akan memunculkan kegaduhan.

“Maka dari itu pihak media mengklarifikasi dan mencabut. Tapi yg amat kita sayangkan posisi FH dan FZ yang pejabat tetap mempertahankan berita hoax itu,” kata Zakir. (vin/adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *