Duh, 8 Kecamatan di Aceh Jaya Terendam Banjir, Ratusan Warga Mengungsi

banjir-aceh-jayaGLOBALINDO.CO, ACEH – Nasib malang menimpa warga Indonesia di wilayah Aceh Jaya. Sedikitnya 8 kecamatan di wilayah tersebut terendam banjir. Ketinggian air rata-rata mencapai 70 sentimeter.

Banjir akibat luapan sungai ini terjadi setelah kabupaten tersebut diguyur hujan deras dalam beberapa hari terakhir. Sebanyak 8 kecamatan yang terendam yakni Kreung Sabe, Teunom, Pasie Raya, Setia Bakti, Darul Hikmah, Sampoinet, Indra Jaya, dan Jaya. Dari 8 kecamatan itu tercatat adanya 41 desa terendam dengan jumlah penduduk 11.036 jiwa.

Banjir menggenangi rumah warga dan sejumlah fasilitas umum. Jalan raya juga tidak luput dari genangan banjir. Banjir juga menyebabkan akses ke beberapa desa sulit ditembus.

“Sudah ada warga yang mengungsi,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBK Aceh Jaya, Fajar Diharta, Selasa (18/10/2016).

Berdasarkan data yang dirilis BPBK Aceh Jaya, beberapa desa di Kecamatan Krueng Sabe terisolir dan masyarakat sudah siap-siap untuk mengungsi. Sementara itu 10 KK di Desa Lhok Guci sudah mengungsi. Banjir terjadi sejak tadi malam akibat curah hujan tinggi selama dua hari yaitu pada tanggal 16-17 Oktober 2016.

“Selain banjir, longsor juga melanda jalan Nasional Banda Aceh-Meulaboh KM 101, 102, 103 (Kecamatan Sampoinet) dan KM 131 Kecamatan Setia Bakti,” tulis laporan BPBK Aceh Aceh yang diteken Kepala Pelaksana BPBK Aceh Jaya Rusman.

Dalam laporan itu juga disebutkan, longsor juga terjadi di jalan kabupaten antara Desa Patek dan Desa Pajar Kecamatan Darul Hikmah. Semua lokasi longsor sudah dibersihkan.

Hingga saat ini petugas BPBK masih mengevakuasi warga yang terjebak di lokasi banjir.

Selain di Kabupaten Aceh Jaya, banjir dilaporkan juga menggenangi sejumlah kecamatan di Aceh Barat. Penyebab banjir karena meluapnya sungai setelah kawasan itu diguyur hujan selama empat hari berturut-turut.(dtc/ziz)