Eks Pengurus DPC PKB Surabaya Kecam Pernyataan Masduki Toha

oleh
Eks Ketua DPC PKB Kota Surabaya, Syamsul Arifin (peci hitam).

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pernyataan anggota FPKB DPRD Surabaya, Masduki Toha yang mempertanyakan peran eks pengurus DPC PKB dalam Pilgub Jatim ditanggapi oleh Syamsul Arifin. Mantan Ketua DPC PKB Surabaya ini balik menyerang Masduki.

Menurut Syamsul Arifin, klaim Masduki Toha bahwa FPKB yang telah menggerakkan kader untuk menjadi suporter pasangan calon Gus Ipul-Puti di acara debat publik kedua Pilgub Jatim 2018 tidak benar.

“Kalau hanya datang ke acara debat, jangan klaim menggerakkan kader lah. Kalau hanya sekali launching jangan bilang menggerakan,” tegas Syamsul Arifin, Rabu (9/5/2018).

Ketua PAC Simokerto, Rozak juga mempertanyakan klaim Masduki Toha terkait keberadaan kader PKB untuk menjadi suporter pasangan calon Gus Ipul-Puti di acara debat publik kedua Pilgub Jatim 2018.

“Menjadi pertanyaan dalam hati saya, kader mana yang dimaksud oleh pak Masduki Toha, datang atau sekedar menengok DPC saja tidak pernah, apalagi mengenal,” sergahnya.

Eks Bendahara DPC PKB Surabaya Jamila Jazuli menambahkan, yang memberikan fasilitas kader PKB Surabaya menjadi suporter paslon Gus Ipul-Puti di acara debat publik II Pilgub Jatim justru datang dari eks Ketua DPC PKB Surabaya Syamsul Arifin.

“Kapan pak Masduki Toha menginstruksikan kader untuk datang di acara tersebut? Justru Cak Syamsul yang memfasilitasi saya bersama teman-teman untuk turut meramaikan acara debat pilgub kemarin,” ungkap Jamila Jazuli.

Jamila Jazuli menceritakan, pada saat debat publik Pilgub Jatim ke dua pihaknya bersama temen-temen PB Jatim, secara langsung mendampingi ibu mertua Calon Wakil Gubenur Jatim, Puti Guntur Soekarno.

Sebelumnya, Anggota FPKB Masduki Toha mempertanyakan peran eks pengurus DPC dalam Pilgub Jatim. Masduki Toha mengingatkan, sesuai amanah yang diberikan DPP, pengurus DPC diminta memberikan dukungan dan memenangkan pasangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno dalam Pilgub Jatim.

“Faktanya saat ini, siapa yang menggerakkan massa, apa anda lihat ada pengurus eks DPC yang terlibat? datang saja tidak,” tegas Masduki Toha.

Menurut Masduki, seluruh kader yang datang pada saat debat publik saat ini digerakkan oleh anggota fraksi. Begitu juga Alat Peraga Kampanye (APK) juga dibiayai oleh anggota fraksi.

“Demi eksistensi partai di Surabaya, seluruh APK kita yang membiayai,” ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya ini. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *