Elektabilitas Jokowi Terus Menurun, Ini Komentar Bambang Haryo

oleh
Politisi Partai Gerindra, Bambang Haryo
Politisi Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Hasil survei Litbang Kompas yang menunjukan naiknya elektabilitas pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno disambut antusias oleh politisi Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono.

Bambang Haryo Soekartono menuturkan, hasil survei terbaru dari litbang Kompas memang berkaitan di provinsi jawa timur, dan dilihat secara nasional penurunannya terjadi sangat tajam yaitu 4 persen.

“Penurunan 4 persen adalah sesuatu yang luar biasa,” ujar Bambang Haryo, Kamis (21/3/2019).

Menurut Bambang Haryo, di akhir menjelang pemilihan suara elektabilitas petahana biasanya justru meningkat. Ironisnya, pasangan Jokowi-Ma’ruf justru menampakan tren yang sebaliknya.

“Ini Petahana loh, biasanya petahana tidak turun,” ungkap anggota Komisi V DPR RI ini.

Menurunya elektabilitas calon petahana merupakan sebuah ironi. Mengingat pasangan nomor urut 01 banyak mendapat dukungan baik itu soal finasial dan logistik yang luar biasa juga didukung oleh menteri gubernur maupun Bupati yang cukup banyak.

“Karena mereka bisa melakukan apa saja untuk kepentingan pemenangannya. Misalnya mengeluarkan kartu ini dan itu yang dimana lebih banyak ke pencitraannya dari keinginan tim presiden daripada kepentingan kesejahteraan rakyatnya,” katanya.

Sebaliknya, BPN 02 (Prabowo-Sandi) luar biasa mengalami kenaikan lebih diatas dari 4 persen sehingga ada perbedaan presentase hanya sekitar 11 persen.

“Ini merupakan suatu istilah istilahnya warning lah, bahwa ini semakin turun apalagi dengan adanya debat Wapres kemarin ini dampaknya sangat luar biasa dan preseiden yang sebelumnya Capres kemarin juag begitu,” ungkapnya.

Menurutnya, peluang pasangan Prabowo-Sandi mengungguli elektabilitas Jokowi sangat terbuka. Mengingat ke depan masih ada beberapa sesi debat capres.

Untuk diketahui dalam survei terbaru yang dikeluarkan Litbang Kompas, menunjukkan jarak elektabilitas antara pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno semakin tipis.

Untuk elektabilitas Jokowi-Maruf di angka 49,2 persen. Sementara elektabilitas Prabowo-Sandiaga Uno 37,4 persen. Adapun, 13,4 persen responden menyatakan rahasia.(bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.