F-PDIP Persoalkan Kedatangan Emil Dardak di Acara Car Free Day

oleh
Ketua Fraksi PDI-P DPRD Kota Surabaya, Sukadar.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Kedatangan Calon Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di persoalkan oleh Ketua F-PDIP DPRD Kota Surabaya, Sukadar. Sukadar menilai kedatangan Emil telah memanfaatkan fasilitas pemerintah yang dibiayai oleh APBD.

“Taman Bungkul dan CFD di Raya Darmo itu dibiayai APBD. Fasilitas pemerintah. Kenapa Emil Dardak setelah ditetapkan resmi Cawagub mendadak muncul di CFD Taman Bungkul? Apakah tidak ada kreativitas lain,” kata Sukadar, Senin (5/2/2018).

Menurut Sukadar kecerdasan Emil Dardak yang secara tiba-tiba muncul di acara CFD Taman Bungkul sangat tidak etis. Padahal, pada dirinya melekat status formal sebagai Calon Wakil Gubernur, sejak ditetapkan KPU Jawa Timur 12 Januari 2018.

“Konsekuensi atas status formal itu diatur dan diikat oleh UU Pilkada dan Peraturan KPU,” tegasnya.

Sukadar mengusulkan pada pimpinan Komisi C untuk memanggil pihak-pihak terkait, yakni Emil Dardak, Arumi Bachsin, Bawaslu Kota Surabaya, KPU Kota Surabaya, dan satuan-satuan kerja terkait di Pemkot.

“Agar kejadian serupa tidak terulang ke depan,” kata dia.

Ia menilai Cawagub Emil Dardak dan istrinya Arumi Bachsin telah melanggar peraturan kampanye dan tidak etis dengan menggunakan Taman Bungkul dan CFD untuk sosialisasi pada warga Surabaya.

“Kalau masih menjadi Calon Wakil Gubernur saja sudah bertindak tidak etis dan melanggar peraturan, apa jadinya wajah pemerintahan Jawa Timur ke depan. Apa tidak bisa mencari cara sosialisasi lain yang tidak melanggar peraturan,” kata Sukadar.

Pada APBD Kota Surabaya, pengelolaan Taman Bungkul berada di tangan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau. Sedang kegiatan CFD, alokasi anggaran dikelola Dinas Lingkungan Hidup.

“Saya bertugas di Komisi C, yang bermitra dengan kedua dinas itu. Saya wajib memastikan bahwa penggunaan APBD dilaksanakan sesuai tujuan, tidak ditunggangi untuk keperluan lain,” kata Sukadar. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *