Fadil Zumhana Berpeluang Jabat Deputi Bidang Penindakan KPK

oleh

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Setelah diisi para pejabat tinggi dari lingkaran kepolisian, kini Kejaksaan Agung mengincar  dua  jabatan strategis di KPK. Keduanya adalah Deputi Bidang Penindakan yang sebelumnya di jabat Irjen Polisi Heru Winarko dan Direktur Penyidikan yang di jabat Brigjen Polisi Aris Budiman.

Itu sebabnya, sepintas terlihat Kejagung tampak lebih siap dibanding kepolisian. Ini bisa dilihat dari jumlah calon yang dikirim dua institusi penegak hukum tersebut. Dari informasi yang beredar, saat ini hanya ada tiga nama yang disiapkan dari kepolosian. Mereka adalah Toni Hermanto, Firly dan Abdul Hasyim Gani.

Sementara tujuh calon lainnya yang berasal dari Kejagung adalah Feri Wibisono, Fadil Zumhana, Heffinur, Wisnu Baroto, Okto Vianus, Tua Ringkes Silalahi dan Witono. “Pak Fadil kan baru promo kemarin” kata sumber Globalindo.co, Minggu (11/03 ).

Menurut sumber ini, Fadil sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur. Dalam mutasi jabatan yang ditanda tangani Kepala Kejaksaan Agung RI, HM Prasetyo 5 Februari 2018 lalu, Fadil mendapat promosi menjadi Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Sesjampidsus ) Kejagung.

“Sangat mungkin Pak Fadil yang naik “, tambah sumber ini. Sementara posisi Direktur Penyidikan akan tetap diisi dari kepolisian. Juru bicara KPK, Febri Diansyah tidak menampik adanya sejumlah nama yang beredar saat ini. Pihaknya malah terbuka terhadap masukan masyarakat.

“Sebagaimana disampaikan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan bahwa KPK terbuka dengan masukan masyarakat terhadap calon Deputi Penindakan yang sudah diajukan pada kami” kata Febri Diansyah Minggu (11/03/ 2018). (beb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *