FPKB Pertanyakan Peran Eks Pengurus DPC PKB Surabaya di Pilgub Jatim

oleh
Anggota FPKB DPRD Kota Surabaya, Masduki Toha.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Konflik antara DPC PKB Surabaya dengan anggota FPKB di DPRD Kota Surabaya, terus meruncing. Terbaru, Anggota FPKB Masduki Toha mempertanyakan peran eks pengurus DPC dalam Pilgub Jatim.

Masduki Toha mengingatkan, sesuai amanah yang diberikan DPP, pengurus DPC diminta memberikan dukungan dan memenangkan pasangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno dalam Pilgub Jatim.

“Faktanya saat ini, siapa yang menggerakkan massa, apa anda lihat ada pengurus eks DPC yang terlibat? datang saja tidak,” tegas Masduki Toha.

Menurut Masduki, seluruh kader yang datang pada saat debat publik saat ini digerakkan oleh anggota fraksi. Begitu juga Alat Peraga Kampanye (APK) juga dibiayai oleh anggota fraksi.

“Demi eksistensi partai di Surabaya, seluruh APK kita yang membiayai,” ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya ini.

Terpisah, anggota FPKB lainya Mazlan Mansur mengaku tidak terpengaruh dengan waktu pendaftaran Bacaleg versi Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Surabaya akan berakhir pada tanggal 15 Mei 2018.

“Ya nggak apa-apa, sampai saat ini saya memang belum daftar, nanti saja kalau sudah terbentuk kepengurusan yang baru, karena biasanya akan ada perpanjangan waktu pendaftaran jika kuotanya belum terpenuhi,” jawabnya sambil tertawa lepas.

Untuk diketahui, kepengurusan baru DPC PKB Surabaya dengan ketua Syamsul Arifin memang telah berakhir masa tugasnya sejak tanggal 21 Maret 2018. Sehingga rekrutmen Bacaleg untuk wilayah Kota Surabaya dilakukan oleh Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Surabaya. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *