Gadis SMA di Aceh Dinodai Tukang Becak Saat Ambil HP yang Ketinggalan

ilustrasi pencabulanGLOBALINDO.CO, ACEH – Seorang gadis SMA di Kabupaten Aceh Timur dinodai seorang tukang becak, IDR (20), di rumah pelaku di Desa Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur. Gadis 17 tahun ini dinodai saat mengambil ponselnya yang tertinggal di rumah pelaku.

Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Budi Nasuha Waruwu membeberkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, korban dan pelaku memang memiliki hubungan dekat sebagai pacar.

“Mereka jalan-jalan pada hari Minggu, 8 Mei 2016 di sekitar Kota Idi Rayeuk, Aceh Timur. Setelah jalan-jalan, mereka pulang ke rumah masing-masing. Namun, handphone korban tertinggal di becak,” kata AKP Budi, Jumat (13/5/2016).

Lalu, pada 9 Mei 2016, korban datang ke rumah pelaku untuk mengambil ponselnya yang tertinggal.

“Saat itulah, pelaku menarik korban ke kamarnya. Di sanalah pencabulan terjadi, pelaku sempat memegang titik sensitif korban,” jelas AKP Budi.

Setelah puas menodai korban, pelaku pun mengizinkan korban pulang ke rumahnya. Setelah itu, korban merasakan sakit di sekujur tubuhnya dan bercerita ke keluarganya.

Tidak terima perbuatan pelaku, keluarga korban pun melaporkan penodaan itu ke Mapolres Aceh Timur.

“Menerima pengaduan orangtua korban, kita segera tangkap pelaku. Sekarang dia kita tahan di Mapolres Aceh Timur,” pungkas AKP Budi Nasuha Waruwu.(kcm/ziz)