Gelar Doa Bersama di Masjid As-Sakinah, KBRS: Semoga Ini Jadi Awal yang Baik

Suasana pembacaan doa bersama di Masjid As-Sakinah yang berlangsung secara khidmat.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pembacaan doa bersama dalam rangkah pembangunan Masjid As-Sakinah berlangsung khidmat. Sekitar 500 warga yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat mengikuti acara yang dimulai sejak pukul 19.00 Wib itu.

Selain dihadiri oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Ketua DPRD Armuji, acara doa bersama juga diikuti oleh perwakilan dari PCNU Surabaya dan PC Ansor.

Sejumlah elemen masyarakat seperti Komunitas Bambu Runcing Surabaya (KBRS), Dewan Kesenian Surabaya (DKS) dan Bengkel Muda Surabaya (BMS) juga ikut hadir.

Pantauan di lokasi acara doa bersama dimulai dengan melakukan sholat Isya berjamaah. Selanjutnya diikuti dengan pembacaan sholawat bersama-sama.

Koordinator KBRS Wawan Kemplo dalam sambutanya menegaskan pihaknya tidak memiliki kepentingan apapun terkait aksi yang mereka lakukan selama ini. Semuanya murni dalam upaya menjaga Kota Surabaya.

“Memang cara kita seperti ini dalam mengkritisi pembangunan di Surabaya. Tapi kita tidak memiliki kepentingan apapun,” tegas Wawan Kemplo, Kamis (21/12/2017).

Wawan Kemplo berharap, melalui doa bersama malam ini semua pihak bisa duduk bersama demi kemajuan kota pahlawan. Mengingat status Surabaya sebagai salah satu barometer nasional.

“Mulai dari sini, mari kita bersama-sama menjaga kota Surabaya,” ajaknya.

Terkait rencana pembangunan Masjid As-Sakinah, Wawan Kemplo mengaku KBRS sudah mengingatkan. Bahkan setiap langkah yang diambil sudah didiskusikan sebelumnya dengan pihak yang lebih kompeten seperti PCNU Kota Surabaya.

“Semoga ini menjadi awal yang baik. Sesuai dengan nama masjid ini As-Sakinah,” tandas Wawan Kemplo.

Senada dengan Wawan Kemplo, Ketua DPRD Kota Surabaya, Armuji menambahkan melalui doa bersama yang digelar malam ini sudah tidak ada masalah apapun terkait pembangunan masjid As-Sakinah.

“Kita sudah satu faham. Kita duduk bersama berarti sudah tidak ada masalah,” ujar Armuji.

Politisi dari PDI-P ini menjelaskan, tujuan utama pembangunan masjid As-Sakinah murni demi kepentingan umat. Bahkan setiap masukan dari sejumlah pihak telah diakomodir.

“Semua saran sudah kita tampung. Dan Insyaallah pembangunan masjid tujuannya hanya demi kepentingan umat,” tegas Armuji.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan Masjid As-Sakinah di komplek gedung DPRD Surabaya, mendapat dukungan dari sejumlah elemen masyarakat di Surabaya. Rencananya pembangunan Masjid As Sakinah akan dimulai dengan menggelar doa bersama besok, Kamis (21/12). (bmb/gbi)