Gempa Meksiko Tewaskan 216 Orang, Puluhan Anak Terkubur Runtuhan Gedung Sekolah

Petugas dan warga di Mexico City menggali reruntuhan dan mengevakuasi korban selamat maupun yang meninggal dunia akibat gempa 7,1 SR. Sementara ini sebanyak 206 orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan anak-anak masih tertimbun puing gedung sekolah yang ambruk. 

 

GLOBALINDO.CO, MEXICO CITY – Jumlah sementara korban jiwa akibat gempa bumi 7,1 Skala Richter (SR) di Meksioko mencapai 216 orang. Otoritas Meksiko memperkirakan korban masih sangat mungkin bertambah, karena ratusan orang belum ditemukan, termasuk puluhan anak-anak yang diduga terkubur reruntuhan gedung sekolah di Mexico City.

Dilansir Reuters, Rabu (20/9), sekolah Enrique Rebsamen yang ambruk kini tinggal puing beton dan baja ringsek setelah gempa melanda pada Selasa (19/9) siang waktu setempat.

Upaya pencarian terus berlanjut hingga Selasa (19/9) malam waktu setempat. Relawan, petugas pemadam kebakaran dengan dibantu para tentara membentuk rantai manusia dan menggali reruntuhan dengan palu maupun tangan kosong untuk mencari korban selamat maupun mengevakuasi korban tewas.

Dengan aliran listrik ke area tersebut masih terputus akibat gempa, upaya pencarian dan penyelamatan terpaksa dilakukan di tengah kegelapan atau dengan bantuan senter serta generator. Para petugas penyelamat meminta agar suasana pencarian tetap sunyi karena mereka berusaha mendengar tanda-tanda kehidupan di antara reruntuhan.

Presiden Meksiko, Enrique Pena Nieto, menyebut para petugas pemadam kebakaran yang dibantu tentara telah menemukan 22 jenazah anak-anak dan dua jenazah orang dewasa dari puing-puing sekolah tersebut. Sedangkan sekitar 30 anak-anak dan 12 warga dewasa lainnya dilaporkan hilang.

Sempat terjadi keributan di sekolah ini karena para orangtua cemas dan berharap anaknya ditemukan dengan selamat.

“Mereka terus menarik keluar anak-anak, tapi kami tidak tahu kondisi anak perempuan saya,” ucap Adriana D’Fargo (32) dengan mata merah karena terus menangis selama berjam-jam menunggu kabar soal putrinya yang masih berusia 7 tahun.

Temukan Korban: Petugas SAR dan warga Meksiko menggaku reruntuhnan gedung untuk menemukan korban yang masih tertimbun.

Tiga korban selamat ditemukan pada Selasa (19/9) tengah malam waktu setempat. “Keluarga dari Fatima Navarro. Fatima masih hidup,” teriak salah satu tentara saat mengumumkan identitas korban selamat.

Gempa ini tercatat sebagai salah satu gempa paling mematikan di Meksiko. Direktur Perlindungan Sipil etempat, Luis Felipe Puente, menyebut 86 korban dari total 216 jiwa yang tewas ditemukan di ibu kota Mexico City hingga Rabu (20/9) pagi waktu setempat.

Kemudian 71 korban tewas ditemukan di wilayah Morelo. Korban lain sebanyak 43 orang ditemukan di Puebla, yang dekat dengan pusat gempa. Dan sekitar 16 korban tewas lainnya ditemukan di wilayah negara bagian Meksiko, Guerrero dan Oaxaca.  (ret/gbi)