Gerindra Gagal Rusak Skenario Jokowi, Akhirnya Dukung Gus Ipul-Puti

oleh
Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno diapit Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kiri) dan Wasekjen Ahmad Basarah (kanan) dijadwalkan mendaftar ke KPU Jatim malam ini.
Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno diapit Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kiri) dan Wasekjen Ahmad Basarah (kanan) dijadwalkan mendaftar ke KPU Jatim malam ini.

 

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Beberapa kejutan terjadi di menit-menit akhir pencalonan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur 2018. Keputusan tak populis PDIP mengusung Puti Guntur Soekarno sebagai cawagub mendampingi Saifullah Yusuf dibarengi dengan kejutan dari Partai Gerindra yang akhirnya bergabung dengan gerbong pendukung pasangan ini.

Niat Gerindra membentuk poros baru untuk menggagalkan skenario head to head dua pasangan  kandidat yang sama-sama dari kubu Joko Widodo gagal terwujud. Kegagalan itu lantaran tidak adanya kesepakatan pembagian kekuasaan yang tegas dari parpol poros tengah, Gerindra, PKS dan PAN.

Menurutnya, niat Gerindra untuk membut poros baru di Pilkada Jatim sulit terwujud karena PKS menentukan sikap mendukung Gus Ipul-Puti, sementara PAN menyatakan mendukung pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.

“Poros baru ini sudah tidak memungkinkan. Akhirnya mengambil kesepakatan untuk berjalan masing-masing,” kata Ketua DPP Gerindra Mohammad Nizar Zahro saat dihubungi, Rabu (10/1).

Karena tidak ada kesepakatan pembagian kue inilah, koalisi poros baru yang digagas Gerindra keropos. Satu per satu hengkang dan mendukung pasangan calon yang sudah ada Saifullah Yusuf-Puti dan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.

Gerindra merupakan parpol terakhir yang menyatakan sikap politiknya berlabuh ke Gus Ipul-Puti. Sebelumnya, PAN terlebih dulu cabut dari koalisi poros baru dan menjatuhkan dukungan ke Khofifah-Emil. Kemudian diikuti PKS yang menyatakan dukungan untuk Gus Ipul, bahkan sebelum koalisi PKB-PDIP ini menetapkan cawagub pengganti Azwar Anas.

“Karena itulah, sesuai apa yang disampaikan Ketua DPD Gerindra Jatim bahwa kita mendukung Gus Ipul di Pilkada Jatim,” ujar Nizar.

Atas keputusan itu, Nizar menyebut bahwa Gerindra akan bekerja maksimal untuk memenangkan Gus Ipul-Puti di Pilgub Jatim.

“Karena itu sebuah keputusan yang telah disampaikan, kita harus menerima dan mengamankan. Itu keputusan bulat,” ujar dia.

Terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade menyebut bahwa dukungan kepada Gus Ipul diberikan karena Wakil Gubernur Jatim itu memiliki kedekatan dengan Gerindra, bukan karena penetapan Puti oleh PDIP sebagai bakal Cawagub Jatim pengganti Abdullah Azwar Anas.

“Selama ini beliau (Gus Ipul) sudah dekat. Sama Gerindra hubungan komunikasi bagus,” klaimnya.

Lebih dari itu, Andre berkata, Ketua DPD Gerindra akan akan ikut mendampingi Gus Ipul-Puti untuk mendaftar ke KPUD Jatim, sore ini. Sebelum mendaftar, Ketum Gerindra Prabowo Subianto juga akan memberi dukungan resmi di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta.

Didampingi Risma dan Basarah ke KPU Malam Ini

DPP PDIP mengeluarkan surat rekoemndasi kepada pasangan Gus Ipul-Puti Soekarno bernomor 3938/IN/DPP/I/2018 tertanggal 10 Januari 2018 yang diteken langsung Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto. Di Pilkada Jatim, Gus Ipul-Puti telah mendapat total dukungan 58 kursi masing-masing dari PKB (20 kursi DPRD), PDIP (19 kursi DPRD), PKS (6 kursi DPRD), dan Gerindra (13 kursi DPRD). (Baca: PDIP Resmi Pilih Puti Guntur Soekarno Dampingi Gus Ipul).

Namun dari pantauan di Kantor KPU Jatim, Jalan Tenggilis Surabaya hingga pukul 18.30, belum terlihat tanda-tanda kedatangan rombongan dari pasangan Gus Ipul-Puti untuk mendaftar sebagai kontestan di Pilkada Jatim 2018. Kabarnya, pasangan ini akan mendaftar ke KPU mala mini dengan didampingi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) dan Wasekjen PDIP Ahmad Basarah selaku Ketua Tim Pemenangan.

“Ketum berpesan agar kita menyiapkan seluruh perangkat kepartaian untuk bergerak ke bawah dan tadi sudah kami laporkan bahwa ketika tadi siang, saya diminta Ibu Ketuam menghubungi Bu Risma,” ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (10/1).

Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Bambang DH mengatakan rombongan Gus Ipul-Puti akan mendaftar ke KPU sekitar pukul 19.00 WIB.

“Nanti kalau sesuai, jam 7 (pukul 19.00 WIB) mudahan kita bisa mendaftar di KPUD Jatim. (Didampingi) Kawan-kawan Jatim, nanti Pak Basarah akan ke sana,” ujarnya.  (gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *