Good Friend Jadi Alasan Ahok Tega Gugat Cerai Vero

oleh
Ahok dan Vero saat bersantai di pantai.
Ahok dan Vero saat bersantai di pantai.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Gonjang-ganjing rumah tangga mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terus menjadi buah bibir. Berbagai kalangan masih menebak-tebak alasan di balik kenekatan Ahok melayangkan gugatan cerai pada istrinya Veronica Tan. Spekulasi berembus mulai dari adanya perselingkuhan hingga mualaf.

Namun berdasar surat gugatan cerai yang dimasukkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara terungkap alasan sesungguhnya di balik keputusan Ahok itu. Sebuah alasan klasik dalam rumah tangga: perselisihan dan pertengkaran yang dipicu hadirnya sosok ketiga yang disebut “good friend”.

(Baca Juga: Pengacara Benarkan Ahok Gugat Cerai Veronica Tan, Apa penyebabnya?)

Berdasar penelusuran globalindo.co, sosok “good friend” ini merupakan laki-laki yang membuat Vero kerap mangkir dari perannya sebagai seorang ibu rumah tangga. Vero digambarkan Ahok kerap keluar dan meninggalkan kewajiban rumah dengan alasan kegiatan gereja. Namun usut punya usut, Vero bermain api dengan “good friend”nya itu.

Oleh kalangan netizen, sosok “good friend” ini dialamatkan sebagai seorang pengusaha yang tak lain adalah mantan kekasih Vero. Good friend ini ternyata berwajah oriental dan yang mengejutkan, dia disebut sebagai kader Partai Gerindra.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Syarif mengaku tidak mengenal sosok pria yang diduga good friend-nya Veronica itu. Dia mengatakan, selama ini dirinya selalu mengenal kader-kader dari Partai Gerindra.

“Saya engga kenal, banyak sih yang tanya sama saya. Mayoritas saya kenal semua kader Gerindra, apa lagi kalau pengurus ya, tapi ini saya engga kenal,” kata Syarif, kemarin.

Sekertaris komisi A ini menerangkan jika pengusaha itu benar kader Partai Gerindra dipastikan dia mengetahuinya. Apalagi kata Syarif, di dalam partai Gerindra dia mendalami Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK).

“Saya kan bidang OKK, mayoritas kebanyakan saya kenal, tapi ini kok rada asing ya orangnya,” ungkapnya.

Syarif mengaku sering mendengar nama pengusaha itu di media sosial. Namun secara pribadi dia tidak mengenal dan belum pernah berkomunikasi secara langsung.

“Saya sering mengenal di media sosial nama ini. Fisik belum kenal, komunikasi belum kenal. Dari kader wilayah mana dia? Saya engga kenal nama itu,” pungkasnya.(gbl/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *