Gubernur Bengkulu Akui Istirnya Bertugas Mengatur Kontraktor

Kompak Sekongkol: Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti dan istirnya, Lily Madari berkolabiorasi mengatur proyek di Pemprov Bengkulu untuk mengeruk keuntungan pribadi.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA –  Lily Madari, istri Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti ternyata berperan penting dalam pengaturan proyek di Pemerintah Provinsi Bengkulu. Ridwan mengakui, istrinya lah yang menggaet konraktor yang bisa diajak bersekongkol melakukan korupsi duit proyek-proyek APBD Bengkulu.

Pengakuan ini terungkap dyang menyuap Ridwan Mukti melalui istrinya, Lilly Madari. Ridwan bertindak sebagai saksi dalam persidangan itu, Selasa (3/10).

“Ya, saya pernah meminta istri saya mencari kontraktor untuk kerja di Bengkulu,” kata Ridwan Mukti dalam persidangan terdakwa Direktur PT Swastika Joni Wijaya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (3/10). Joni merupakan kontraktor yang menyuap Ridwan melalui Lily Madari.

Ridwan melibatkan istrinya dalam masalah proyek karena memang Lilly mempunyai pengalaman di bidang itu. “Saya libatkan istri saya karena punya banyak kenalan kontraktor,” ucap Ridwan.

Politisi Partai Golkar ini mengaku kontraktor yang biasa bekerja di Bengkulu kerap melakukan kolusi dan sebagian besar merupakan lawan politiknya dalam pemilihan gubernur sebelumnya.

Saat dicecar pertanyaan lain oleh jaksa, Ridwan Mukti juga banyak menyebut kata tidak tahu dan lupa atas beberapa pertemuan. Termasuk pertemuan di Hotel Mulia yang melibatkan beberapa kontraktor.

“Pertemuan di Hotel Mulia, lupa kapan. Di Coffe Shop lantai lima bada isya, pertemuan tidak sampai satu jam,” ujarnya.

Sebelumnya di persidangan yang berbeda, istri Ridwan Mukti, Lilly Madari mengaku tidak pernah meminta uang proyek kepada sejumlah kontraktor.

“Saya tidak kenal dengan Joni Wijaya dan saya tidak pernah meminta uang proyek pada kontraktor,” kata Lilly di hadapan majelis hakim.

Lilly menjelaskan, uang Rp 1 miliar yang ditemukan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kamar tidurnya adalah uang Tunjangan Hari Raya (THR) dari Rico Dian Sari (RDS), seorang kontraktor yang merupakan orang dekatnya.

“Saya pernah bercanda pada Rico Dian Sari meminta THR, itu bercanda saja karena hubungan kami dekat. Saya tidak menyangka bila Rico memberikan uang Rp 1 miliar kepada saya,” jelas Lilly. (kc/nad)