Gus Ipul-Puti Kembali Tumbang dalam Coblosan Ulang di Manukan Kulon

oleh
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Junaedi yang ditunjuk menjadi saksi pasangan Khofifah-Emil dalam coblosan ulang di Manukan Kulon.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pasangan Cagub dan Cawagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak kembali menunjukan kedigdayaannya dalam coblos ulang Pilkada Jatim di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 49 Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, Minggu (1/7/2018).

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 49 Puji Harwanto mengatakan, dari 381 pemilik suara yang datang hanya mencapai 212. Hasilnya, pasangan Khofifah-Emil meraih 135 suara. Sedangkan pasangan Gus Ipul-Puti hanya memperoleh 72 suara.

Saksi dari pasangan Khofifah-Emil, Junaedi mengatakan bahwa kemenangan Khofifah-Emil di coblos ulang merupakan kerja sama partai pendukung bersama elemen yang bekerja keras memenangkan pasangan nomor 1.

“Kami bersyukur juga karena coblos ulang di TPS 49 berjalan lancar dan Kofifah-Emil unggul,” ujar Junaedi.

Pelaksanaan coblos ulang di TPS 49 menyedot perhatian banyak pihak. Tidak hanya warga maupun kelompok atau organisasi masyarakat setempat yang menyaksikan coblos ulang, melainkan juga dari kalangan penyelenggaran pilkada dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya maupun Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Surabaya.

Bahkan ada tiga komisioner KPU Surabaya yang memantau coblos ulang di TPS 49 yakni Purnomo Satriyo Pringgodigdo, Nurul Amalia dan Gufron, sedangkan untuk anggota Panwaslu Surabaya lengkap yakni Ketua Panwaslu Surabaya Hadri Margo dan dua anggota Panwaslu Lily Yunis dan Novli Tysssen.

Bahkan sejumlah pucuk pengurus partai politik di Surabaya yang juga bagian dari tim sukses dari pasangan Cagub-Cawagub nomor 1 Khofifah-Emil yakni Ketua DPC Partai Demokrat Ratih Retnowati, Sekretaris DPC Partai Demokrat Surabaya Dedy Prasetiyo dan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Surabaya Junaedi yang juga menjadi saksi di TPS 49.

Tidak lupa juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya Pertiwi Ayu Khrisna, Ketua Bappilu Partai Hanura Aries Sukoyono dan sejumlah tim relawan pemenangan Khofifah-Emil lainnya.

Tidak lupa juga pengurus teras dari partai politik pengusung Cagub-Cawagub Jatim nomor 2, Gus Ipul-Puti yakni Wakil Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Surabaya, Sukadar.

Diberitakan sebelumnya, Panwaslu Kota Surabaya metrekomendasi coblos ulang karena adanya pelanggaran berupa pasangan suami istri (pasutri) berusia lanjut yang melakukan coblos ganda di TPS yang berbeda yakni di TPS 49 Manukan Kulon dan TPS 09 Manukan Wetan.

Pasutri bernama Kudori (suami) dan Sulichah (istri) itu kontrak rumah di Manukan Kulon dan mencoblos di TPS 49 terdekat dengan menggunakan formulir C6 (surat pemberitahuan pemungutan suara kepada pemilih) milik tuan rumah. Kejadian tersebut baru diketahui pada saat tuan rumah yang merasa tidak mendapat C6 mendatangi TPS 49 untuk mencoblos dengan menggunakan KTP elektronik. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *