Hacker Rusia Bobol ATM Amerika, Tangguk Rp 135 Miliar

oleh
Ilustrasi transaksi online yang mudah dibobol hacker.

GLOBALINDO.CO, RUSIA – Sebuah grup hacker asal Rusia yang terkenal dengan sebutan MoneyTaker berhasil membobol jaringan ATM di negeri Paman Sam sekaligus dari jaringan ATM lokal di Rusia. Pembobolan ATM ini menguntungkan para hacker dengan nilai hingga USD 10 juta atau Rp 135 miliar.

Aksi pencurian oleh para hacker ini berlangsung selama 18 bulan terakhir ini. Aksi ini menyasar sedikitnya 18 bank di mana 15 bank di antaranya adalah bank asal Amerika Serikat.

Media Engadget melansir, serangan para hacker Rusia ini membobol sistem transfer antar-bank untuk kemudian membajak perintah pembayaran. Kemudian rekening si hacker yang dipakai untuk menimbun hasil pencurian itu pun ditarik uangnya menggunakan ATM.

(Baca Juga: 150 Negara Jadi Korban Ransomware WannaCry, Intel Amerika Biang Keroknya)

Serangan pertama yang ketahuan terjadi pada musim semi 2016, di mana MoneyTaker menyerang jaringan milik Star milik First Data, yang merupakan sistem jaringan transfer untuk ATM terbesar di Amerika Serikat. Mereka juga menyerang jaringan CRB AW di Rusia dan mencuri dokumen dari sistem Fed Link milik OceanSystems yang dipakai oleh 200 bank di Amerika.

Tak jelas siapa yang ada di balik MoneyTaker, karena mereka terus menerus mengganti alat dan metodenya untuk menjebol keamanan software. Merka pun sangat berhati-hati dalam menghapus jejaknya.

Peretasan semacam ini tak berdampak langsung kepada pemilik rekening, karena ini menyerang sistem transfer antarbank, bukan mengosongkan rekening milik perorangan.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *