Hakim Artidjo Perberat Hukuman Dua Terdakwa Korupsi e-KTP 15 Tahun Bui

oleh
Dua terdakwa kasus korupsi proyek e-KTP yang juga mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Irman (kiri) dan eksDirektur Pengelolaan Informasi dan Administrasi Ditjen Dukcapil Sugiharo (kanan) harus menjalani hukuman penjara lebih lama setelah majelis kasasi MA memperberat vonisnya menjadi 15 tahun.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri terdakwa kasus korupsi proyek e-KTP, Irman dan Sugiharto, harus menjalani hukuman lebih berat setelah putusan dijatuhkan oleh majelis hakim kasasi yang dipimpin Artidjo Kautsar. Majelis hakim memperberat hukuman kedua terdakwa masing-masing 15 tahun penjara.

“Kedua terdakwa hukumannya sama-sama diperberat menjadi 15 tahun,” ujar Juru Bicara Mahkamah Agung Suhadi saat dihubungi, Kamis (19/4). Vonis kasasi ini diputus oleh tiga Hakim Agung, yakni Artidjo Alkostar, MS Lumme, dan Abdul Latif pada Rabu 18 April 2018.

Menurut Suhadi, Irman selaku mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Sugiharo selaku mantan Direktur Pengelolaan Informasi dan Administrasi Ditjen Dukcapil dibebankan denda Rp 500 juta subsider 8 bulan kurungan.

Kemudian, Irman dibebankan uang pengganti sebesar 500.000 dollar Amerika Serikat dan Rp 1 miliar. Jumlah itu dikurangi uang yang telah diserahkan Irman kepada KPK sebesar 300.000 USD.

“Apabila tidak dibayar, uang pengganti akan diganti dengan penjara selama 5 tahun.”

Selain itu, Sugiharto diwajibkan membayar uang pengganti sebesar 450.000 USD dan Rp 460 juta. Jumlah itu dikurangi uang yang telah diserahkan Sugiharto ke KPK.Apabila tidak dibayar, akan diganti dengan 2 tahun penjara.

Sebelumnya, Irman dan Sugiharto divonis masing-masing 7 tahun dan 5 tahun penjara oleh hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Keduanya dinilai terbukti melakukan korupsi dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP). (kom/nad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *