Hakim Tipikor Padang Kembali Vonis Bebas Terdakwa Korupsi, Dua Tahun 14 Terdakwa Dibebaskan

Salah satu terdakwa korupsi yang dibebaskan Pengadilan Tipikor Padang tahun 2014 silam.

Salah satu terdakwa korupsi yang dibebaskan Pengadilan Tipikor Padang tahun 2014 silam.

GLOBALINDO.CO, PADANG – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Padang, Sumatera Barat, kembali membebaskan dua terdakwa kasus korupsi. Bipsan Dwinanda Ruslan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Direktur III PT Delima Agung Utama, Yayan Suryana yang menjadi rekanan dinyatakan tidak terbukti bersalah dalam dugaan korupsi pengerjaan proyek rehabilitasi bendung, tanggul, cekdam, dinding penahan dan bronjong di Batang Lunto, Kota Sawahlunto, Padang.

Proyek itu memiliki anggaran Rp 6 miliar yang berasal dari hibah Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB).

“Terdakwa dinyatakan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana dakwaan jaksa, berdasarkan keterangan saksi dan fakta persidangan,” kata Ketua Majelis Hakim Yose Ana Rosalinda.

Majelis menyatakan terdakwa tidak terbukti melanggar dakwaan primer Pasal 2 dan dakwaan subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Menanggapi putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Sawahlunto akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

“Kami menyatakan sikap akan mengajukan kasasi terhadap putusan ini,” kata Jaksa Faisal Basni.

JPU sebelumnya menuntut kedua terdakwa dengan hukuman penjara selama enam tahun penjara, dan denda sebesar Rp 250 juta subsider tiga bulan penjara.

Vonis bebas juga dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Tipikor Padang terhadap sembilan terdakwa korupsi, tahun lalu dan tiga terdakwa pada tahun 2014. (ant/gbi)

Ini daftar terdakwa korupsi yang divonis bebas Pengadilan Tipikor Padang 2014-2016:

Tahun 2016

  1. Bipsan Dwinanda Ruslan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek rehabilitasi bendung, tanggul, cekdam, dinding penahan dan bronjong di Batang Lunto, Kota Sawahlunto, Padang.
  2. Direktur III PT Delima Agung Utama, Yayan Suryana selaku rekanan proyek tersebut.

Tahun 2015

  1. Lima terdakwa divonis bebas di perkara dugaan korupsi pengadaan buku Sekolah Dasar di Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang tahun 2011.
  2. Dua terdakwa divonis bebas di perkara dugaan korupsi pengadaan jasa pelayanan administrasi kantor dan jasa cleaning service di DPRD Solok Selatan tahun 2013.
  3. Satu terdakwa divonis bebas di perkara dugaan korupsi penyaluran dana kemitraan PT Jamsostek, pada 2009, dan 2010.
  4. Satu terdakwa divonis bebas di perkara dugaan korupsi dana retribusi fasilitas olahraga di Gor H Agus Salim Padang

Tahun 2014

1. Satu terdakwa divonis bebas di perkara dugaan korupsi dana Lawyer sebesar Rp 450 juta di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

2. Satu terdakwa divonis bebas di perkara dugaan korupsi dana kas belanja perjalanan dinas Sekretariat Kabupaten Solok Selatan tahun 2009.

3. Satu terdakwa divonis bebas di perkara dugaan korupsi dana bantuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Kabupaten Padangpariaman tahun 2011.