Hambat Investasi, Mendagri Cabut 3.000 Perda

No comment 344 views
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri segera mencabut 3.00 peraturan daerah. Kebijakan ini sesuai instruksi Presiden Joko Widodo karena ribuan perda tersebut justru menghambat investasi di daerah.

Pencabutan 3.000 perda tersebut dilakukan secara bertahap  hingga Juni 2016. Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, hingga saat ini sudah sekitar 1.300‎ perda yang dicabut. Kementerian masih terus mengidentifikasi untuk mencari perda lain yang dianggap menghambat masuknya investasi.

“Sekarang sudah beranjak 1.300-an, karena target kami Juni sudah 3.000. Kami menyisir mana perda-perda termasuk Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri) dan PP (Peraturan Pemerintah) yang menghambat investasi yang mempersulit perizinan daerah langsung kita minta untuk dipotong,” ujar dia di Jakarta, Kamis (5/5).

Tjahjo mencontohkan perda yang dicabut, yang terkait proses pengajuan izin prinsip untuk menanamkan investasi di daerah. Selain itu juga menyederhanakan izin usaha dan mendirikan bangunan atau fasilitas produksi.

“Misalnya sudah ada izin prinsip. Tapi kan masih perlu izin usaha. Masih perlu IMB lagi, perlu izin HO (izin gangguan), itu yang dipangkas. Kalau izinnya usaha ya cukup satu saja,” kata dia.

Sementara untuk tingkat pusat, Tjahjo mengaku telah mencabut sejumlah aturan di kementeriannya. Dengan langkah ini, dia berharap investasi yang akan masuk ke Indonesia tidak lagi menemui hambatan sehingga mengganggu pertumbuhan investasi seperti yang menjadi target pemerintah.

“Kalau dari pusat ada 3.226 aturan (yang akan dipangkas), di Kemendagri sudah ada 30 persen yang kami pangkas. Jadi kami mendahului pusat, baru nanti ke daerah,” kata politisi PDI Perjuangan ini. (lpn/gbi)