Hanura Pecat Miryam

No comment 22 views

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Hanura dipecat partainya usai diganjar hukuman 5 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta karena memberikan keterangan palsu di persidangan kasus korupsi proyek e-KTP.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Partai Hanura langsung mengambil tindakan tegas kepada, kadernya yang tersangkut kasus korupsi, Miryam S Haryani. Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang memecat Haryani setelah dia divonis hukuman 5 tahun penjara terkait kasus korupsi prorek e-KTP, Senin (13/11).

“Berhentikan. Hari ini dibuatkan surat permberhentiannya,” kata Oesman Sapta yang akrab disapa OSO ini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/11).

Ketua Dewan Perwakilan Daerah ini menuturkan partainya menetapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat pengganti Miryam secepatnya. Menurut OSO, DPP Hanura segera memerintahkan pimpinan fraksi di DPR untuk membahasnya.

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta yang diketuai Franky Tambun memvonis Miryam penjara lima tahun dan denda sebanyak Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan karena terbukti memberikan keterangan palsu dalam dalam sidang perkara korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP. (Baca: Hakim Vonis Miryam 5 Tahun, Berdusta Ditekan Penyidik KPK).

Miryam S. Haryani didakwa telah memberikan keterangan palsu saat hadir menjadi saksi dalam sidang untuk dua terdakwa kasus korupsi e-KTP, Irman dan Sugiharto. Dengan alasan berada dalam tekanan penyidik KPK, Miryam kemudian mencabut semua keterangan yang pernah diberikan dalam berita acara pemeriksaan (BAP). (tpi/nad)