Hanya Ingin Bertemu Jokowi, Ribuan Demonstran Terobos Barikade Pengamanan

Jebol: Ribuan pengunjuk rasa menjebol pagar kawat berduri di sekitar Istana Merdeka, Jumat (4/11). Pengunjuk rasa kecewa karena negosiasi berjalan buntu dan tidak bisa menemui Presiden Joko Widodo.

Jebol: Ribuan pengunjuk rasa menjebol pagar kawat berduri di sekitar Istana Merdeka, Jumat (4/11). Pengunjuk rasa kecewa karena negosiasi berjalan buntu dan tidak bisa menemui Presiden Joko Widodo.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Negosiasi antara perwakilan demonsrana dengan  Polri dan pihak Istana Negara menemui jalan buntu. Ribuan demonstran melalui delegasinya (negosiator) hanya menginginkan bertemu dan berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (4/11).

Utusan pengunjuk rasa Bahtiar Nasir mengungkapkan para demonstran hanya menginginkan perwakilan bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

“Kami hanya ingin ditemui oleh Presiden,” tandasnya di halaman depan Kementerian Sekretariat Negara yang berhimpitan dengan Istana Merdeka pada sekitar 15.30 WIB dan 16.20 WIB, Jumat (4/11).

Pemimpin aksi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) itu ditemui Menkopolhukam Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakin Saifuddin, Setkab Pramono Anung, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan perwakilan komisi III DPR RI. Para pengunjuk rasa ingin menyampaikan langsung aspirasinya dan bersdialog dengan Presiden Jokowi soal proses hukum kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Saya sampaikan ke sana, apakah mau bernegosiasi dengan utusan resmi Pemerintah yaitu Menko Polhukam, ternyata tidak,” ujarnya.

Seperti diketahui, sejak siang tadi Presiden meninjau proyek pembangunan kereta bandara. Setelah melihat perkembangan dari proyek tersebut, Presiden kemudian kembali ke Istana Negara.

Puluhan polisi wanita (polwan) ikut menjaga aksi unjuk rasa massa di depan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/11) Nampak anak kecil dilibatkan dalam aksi ini.

Dijaga Polwan: Puluhan polisi wanita (polwan) ikut menjaga aksi unjuk rasa massa di depan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/11).

Karena tak puas, ribuan pengunjuk rasa berusaha menerobos barikade pengamanan untuk merangsek ke kompleks Istana Merdeka. Para pendemo menjebol barrier atau kawat berduri di Jalam Majapahit yang mengarah ke perempatan Medan Merdeka Barat.

Sesampainya di perempatan Medan Merdeka Barat, massa berhadapan dengan pasukan Brimob yang sudah bersiap-siap dengan tamengnya. Aksi saling dorong demonstran dengan pasukan pengamanan pun tak terhindarkan.

Namun petugas Brimob tetap standby dan tak pengaruh meski didorong. Sejumlah kendaraan taktis seperti kendaraan public adress dan water cannon juga diarahkan ke Jalam Majapahit.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebelumnya meminta para pengunjuk rasa melakukan demo di depan Istana Negara saja. Sesuai rencana, 25 orang perwakilan pengunjuk rasa akan diterima Menkopolhukam Wiranto, Mensesneg Pratikno, dan Menag Lukman Hakim Saifudin. (bin/gbi)