Harta Raib Rp 122,8 Triliun, Pengusaha Minyak Ini Masih Terkaya

Bos Continental Resources, Harold Hamm, tetap tersenyum meski telah kehilangan Rp 122,8 triliun hartanya akibat nilai saham di perusahaannya terjun bebas.

Bos Continental Resources, Harold Hamm, tetap tersenyum meski telah kehilangan Rp 122,8 triliun hartanya akibat nilai saham di perusahaannya terjun bebas.

GLOBALINDO.CO, OKLAHOMA – Inilah pengusaha yang benar-benar kaya. Meski telah kehilangan USD 9 miliar atau setara Rp 122,8 triliun, pemilik Continental Resources, Harold Hamm masih tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Amerika Serikat.

Sebagaimana dilansir laman Forbes, Senin(13/6), Harold bahkan masih tercatat sebagai orang terkaya di wilayah Oklahoma, Amerika Serikat. Padahal, hartanya terkuras Rp 122,8 triliun akibat anjloknya nilai saham perusahaannya.

Hanya dalam kurun 17 bulan, saham Continental  Resources yang sebelumnya hampir USD 21 miliar terjun bebas menjadi USD 4,5 miliar. Itu artinya, kekayaan pengusaha minyak itu terkuras hingga USD 16 miliar.

Empat bulan sejak harga minyak menyentuh nilai terendahnya pada Januari, Harold akhirnya berhasil meningkatnya kembali nilai sahamnya hingga USD 6,5 miliar. Meski begitu, saat ini, pria yang telah kehilangan banyak uang lantaran harga minyak jatuh tersebut masih menempati posisi orang terkaya di Oklahoma.

Harold merupakan pendiri Continental Resources pada 1967 dan memiliki 75,8 persen saham perusahaan saat ini. Dulu, ia pernah menikmati harta luar biasa besar hingga mencapai USD 20,4 miliar.

Hidupnya dulu terasa luar biasa menyenangkan, saat harga minyak masih tinggi. Kala itu, harga minyak dijual hampir USD 90 per barel, dan Hamm menjadi pahlawan bisnis dengan tagline `The Man Fueling America’s Future`.

Sayangnya, tak lama kemudian perusahaan goyah, bahkan saat harga minyak baru turun USD 6 per barel. Setelah itu harga minyak terus turun hingga berhasil bertahan di USD 60 per barel pada pertengahan Desember.

Kondisi lebih buruk mengingat pada November 2014, Harold dipaksa menyumbangkan USD 1 miliar pada mantan istrinya, Sue Ann usai perceraian. (fbs/gbi)