Heboh, Misteri Mobil Kia Karnival Tabrak Candi Kidal

Mobil KIA Karnival yang menabrak Candi Kidal.

GLOBALINDO.CO, MALANG – Kehebohan kembali melanda jagad maya. Sebuah mobil jenis KIA Karnival secara misterius menabrak Candi Kidal yang berada di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Selasa (25/7/2017). Insiden tabrakan yang cukup misterius ini terjadi sekira pukul 00.00 WIB dini hari.

Berdasar pengakuan pengendara mobil Kia Karnival bernopol BE 2844 GH, dirinya mengalami halusinasi sebelum akhirnya berhenti tepat di bebatuan Candi Kidal.

Insiden ini pun menjadi viral di dunia maya. Netizen meminta pengusutan yang tuntas kejadian itu.

(Baca Juga: Bus Lion Air Group Alami Kecelakaan di Bandara Soekarno-Hatta)

Saat ini, petugas dari pihak kepolisian dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur dengan dibantu warga masih mengevakuasi mobil tersebut. Proses evakuasi menjadi sulit karena komplek candi bertingkat.

Kapolsek Tumpang, AKP Yusuf Suryadi mengatakan, pengendara mengaku terbawa halusinasi saat menabrak candi tersebut.

“Awalnya ada sedikit halusinasi,” katanya.

Diduga, pengendara sopir itu terbawa halusinasi sehingga tidak sadar jika dirinya menabrak pintu gerbang komplek candi. Mobil lalu memasuki komplek candi dan baru terhenti setelah menabrak bagian depan candi.

Sementara itu, Juru Pelihara Candi Kidal Imam Pinarto mengatakan, awalnya dia mendengar bunyi keras. Kemudian dia mendatangi sumber bunyi itu dan mendapati mobil sudah di depan candi.

“Ada bunyi yang sangat keras banget mungkin saat menabrak tembok. Laku ada bunyi seperti kemerincing kayak besi di geret. Tahu-tahu mobil sudah di dalam,” katanya.

Menurut dia, di dalam mobil itu hanya terdapat pengendara seorang diri. Setelah kejadian, pengendara itu langsung keluar dari dalam mobilnya.

“Setelah keluar dari mobil berjalan biasa. Hanya ada luka sedikit di wajahnya,” katanya.

Pengendara mobil warna silver itu diketahui bernama Joko Agus Gunawan (35) warga Dusun Krajan, Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Ia merupakan seorang dokter di salah satu rumah sakit yang ada di Malang.(kcm/ziz)