Heboh Video Porno Threesome Anggota DPR, MKD Tunggu Laporan Penegak Hukum

oleh
video porno yang diduga diperankan anggota DPR RI.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Bulan puasa tak membuat berhentinya kehebohan di dunia maya. Kali ini, kehebohan dipicu menyebarnya video porno threesome yang diduga dilakukan salah satu anggota DPR RI.

Video porno berdurasi 2 menitan itu diduga diperankan oleh Aryo Djojohadikusumo, anggota DPR RI dari Partai Gerindra. Aryo juga keponakan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Video porno itu menampilkan sesosok pria dan dua wanita yang telanjang bulat. Si pria melakukan adegan intim dengan salah satu wanita, sementara wanita lainnya merekam. Video porno threesome yang beredar itu diberi judul ‘aryodj di apartemen’.

Ketua MKD DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pihaknya belum melihat rekaman yang tersebar tersebut. Kedua, MKD tetap hanya akan memproses video tersebut apabila didapat dari penegak hukum.

(Baca Juga: Heboh Video Porno Ria From Bali, Polisi Kejar Warga Jerman)

“Pertama saya belum lihat rekamannya. Yang kedua MKD bekerja tidak berdasarkan asumsi hasil rekaman yang tidak diketahui kevalidannya kecuali yang didapat dari penegak hukum,” kata Dasco, Senin (28/5/2018).

Dasco sendiri merupakan Wakil Ketua Umum Gerindra, yang artinya rekan satu partai Aryo Djojohadikusumo.

Sementara itu, Ketua DPP Gerindra, Habiburokhman menepis tudingan bahwa laki-laki dalam video itu mirip Aryo.

“Saya sudah banyak baca ya… dimintai keterangan oleh beberapa wartawan juga. Ini kan isu daur ulang ya, yang pernah kalau ngga salah pernah bulan April tahun 2017,” kata Habiburokhman.

Habiburokhman merasa si pria tak mirip Aryo. Dia meminta Kominfo tegas menindak peredaran video tersebut.

“Nggak mirip Mas Aryo segala macam. Dulu saya lihat fotonya segala macam saya nggak lihat mirip, tapi siapapun dalam video itu saya minta Kominfo tegas,” ujarnya.

Sementara itu Aryo Djojohadikusumo belum bisa dihubungi. Nomor selulernya tak bisa ditelepon. Sementara SMS dan pesan WhatsApp yang dikirim belum berbalas.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *