Hore… Pemerintah Tambah Libur Lebaran 2018 Jadi 9 Hari

oleh
Ilustrasi

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Pemerintah secara resmi memutuskan menambah jadwal cuti bersama untuk libur lebaran 2018. Keputusan tersebut ditandatangani bersama di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Rabu (18/4/2018).

Menteri yang mendatangani surat keputusan bersama (SKB) tersebut adalah Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur mengatakan, pemerintah telah mengkaji usulan penambahan dua hari libur lebaran tahun ini. Namun tanggal libur yang akan diputuskan berbeda dengan usulan sebelumnya.

“Jadi tambahan itu dua hari setelah lebaran. Nah, dua hari setelah lebaran ditambah (liburnya),” kata Asman.

(Baca Juga: Lapan Prediksikan Penentuan Awal Ramadan dan Lebaran Bakal Berbarengan)

Keputusan tersebut berbeda dengan usulan sebelumnya yakni penambahan libur dua hari sebelum lebaran atau pada 11-12 Juni 2018. Penambahan libur lebaran akan jatuh pada tanggal 20-21 Juni 2018.

Selain itu, pekerja khususnya pegawai negeri sipil (PNS) juga diperbolehkan mengambil cuti tambahan pada lebaran tahun ini di luar jadwal yang ditentukan tersebut. Namun tambahan cuti itu akan mengurangi jatah cuti tahunan.

“(Jadi tanggal) 20-21 (Juni 2018), bukan 11-12 cuma kan ada peraturan Menpan yang melarang pengambilan cuti sebelum dan sesudah tapi itu saya lupa. Jadi PNS boleh mengambil cuti sebelum dan sesudah (Lebaran),” kata dia.

Dengan keputusan tersebut, maka perhitungan jadwal libur Lebaran tahun ini akan jatuh pada tanggal 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21 Juni 2018 atau mulai dari hari Rabu pekan ketiga Juni hingga Kamis pekan keempat Juni.

“Iya kira-kira begitu, hari Rabu sampai minggu depannya lagi,” kata Asman.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *