Ibas Kunker Reses di Trenggalek, Puting Beliung Terjang Belasan Desa

Warga membersihkan puing dan membenahi atap rumah pasca serangan angin puting beliung yang melanda belasan desa di Kabupaten Trenggalek, Senin (7/11).

Warga membersihkan puing dan membenahi atap rumah pasca serangan angin puting beliung yang melanda belasan desa di Kabupaten Trenggalek, Senin (7/11).

GLOBALINDO.CO, TRENGGALEK – Angin puting beliung memporak-porandakan  belasan desa di tiga Kecamatan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin sore (7/11). Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Trenggalek masih mendata jumlah korban dan kerugian akibat badai ini.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah rumah roboh dan mengalami rusak serta satu orang lanjut usia luka berat di bagian kepala.

“Laporan yang masuk, ada tiga wilayah yang terdampak angin puting beliung, di antara di Kecamatan Tugu, Karangan, serta Kampak,” kata Kabid pencegahan kesiapsiagaan dan kedaruratan BPBD Trenggalek, Agung Widodo dikonfirmasi melalui telepon seluler Senin  malam.

Menurut Agung, usai kejadian beberapa titik lokasi bencana angin puting beliung banyak pohon tumbang di jalan maupun menimpa rumah warga.  “Untuk jumlah pastinya kami masih belum bisa memastikan, karena saat ini masih dilakukan pendataan oleh TRC (tim reaksi cepat),” katanya.

Agung mengatakan, TRC BPBD Trenggalek hingga petang ini masih berusaha mengevakuasi sejumlah pohon yang menutup badan jalan. Sedangkan untuk rumah yang tertimpa pohon rencananya baru akan dilakukan pembersihan Selasa (8/11).

“Ini saya sedang di jalur Trenggalek-Ponorogo, untuk arus lalu lintas sudah lancar, pohon-pohon juga mulai disingkirkan,” ujar Agung.

Hingga sejam pascakejadian, warga terpantau masih bergerombol di pinggir jalan, beberapa berkerumun di lokasi rumah-rumah warga yang rusak tertimpa pohon tumbang akibat terjangan puting beliung.

Salah satu daerah yang dterpa angin puting beliung adalah Desa Sukorejo, Kecamatan Tugu. Saat kejadian, anggota Komisi X DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) sedang melakukan kegiatan reses di desa tersebut.

Akibatnya, kegiatan pertemuan Ibas dengan warga terpaksa dialihkan ke dalam ruangan dari semula berada di tempat terbuka dengan penutup tenda. Usai kegiatan, putra bungsu Susilo Bambang Yudhoyono itu sempat melihat dampak puting beliung dan menyapa sejumlah warga. (ant/gbi)