Iklan Hotel Megaland Solo Service Alat Kemaluan Bikin Heboh

oleh
Papan iklan Hotel Megaland Solo yang menawarkan service alat kemaluan dan memicu kehebohan.

GLOBALINDO.CO, SOLO – Kehebohan kembali mengguncang netizen Indonesia. Kehebohan dipicu viralnya video iklan jasa esek-esek di papan promosi Hotel Megaland, Solo. Iklan dalam bentuk running text itu menawarkan jasa service alat kemaluan.

Beberapa warga yang melintas sempat merekam tayangan ikaln esek-esek itu pada 28 Februari 2018 malam. Video itu diunggah dan viral.

Pihak hotel langsung mengklarifikasi jika papan iklan running text hotel yang berada di Jalan Slamet Riyadi itu telah diretas.

“Ada yang membajak running text kami,” kata General Manager Hotel Megaland Solo, Porwanty Astuty, Kamis (8/3/2018).

(Baca Juga: Heboh Videotron Porno, Polisi Periksa Admin dan Vendor, Ngaku Dihack)

Dia menjelaskan, sebelum diretas, papan running text itu mengiklankan diskon hotel. Isinya ‘Welcome to Megaland Hotel diskon 50% kamar dan 30% konsum di restoran’.

Dia menduga, pembajak memiliki kemampuan yang cukup tinggi. Sebab, penggantian running text membutuhkan koneksi wifi dan password khusus.

“Kami yakin peretas ini profesional, karena bisa membobol sistem keamanan di running text kami. Tentu ini sangat merugikan” ujar dia.

Pihaknya telah menyerahkan kasus tersebut kepada polisi. Laporan telah disampaikan kepada aparat Polresta Surakarta.

“Kami serahkan sepenuhnya pada kepolisian. Polisi saat ini sudah memeriksa beberapa saksi,” tutupnya.

Sementara itu, Polisi telah memeriksa 7 orang saksi terkait munculnya iklan mesum di sebuah hotel di Solo. Identitas pelaku kini telah dikantongi polisi.

“Sudah (mengantongi identitas pelaku),” kata Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo.

“Tidak lama lagi pelaku akan ditangkap,” lanjutnya.

Sebanyak 7 saksi yang diperiksa polisi terdiri dari karyawan hingga pihak manajemen hotel. Namun dia belum bisa memastikan pelaku merupakan seorang profesional atau amatir. Motif pembajakan pun masih akan didalami.

“Yang pasti ini sangat meresahkan. Apalagi kata-katanya tidak senonoh,” kata dia.

Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Agus Puryadi menambahkan, pelaku melanggar beberapa pasal.

“Bisa kita jerat dengan pencemaran nama baik, bisa perbuatan tidak menyenangkan, bisa juga pelanggaran UU ITE. Nanti akan kita dalami,” kata dia.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *