Ini Alasan Warsito Maju Melalui PDI-P dalam Pilwali Surabaya

oleh
Warsito diterima Rini Sulistyorini saat mengembalikan formulir pendaftaran Calon Wakil Wali Kota Surabaya di kantor DPD PDI-P Jatim.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Calon Wakil Wali Kota Surabaya, Warsito kemarin mengembalikan formulir pendaftaran ke DPD PDI-P Jawa Timur, Di Jalan Kendangsari, Surabaya, Jumat (13/9/2019).

Kedatangan Warsito disambut Rini Sulistyorini serta beberapa pengurus DPD PDI-P lainnya. Usai mengembalikan formulir pendaftaran, dia masih berkesempatan ngobrol hangat dengan para pengurus DPD PDIP Jatim.

Ditemui usai menyerahkan formulir pendaftaran, kepada sejumlah pewarta Warsito mengatakan, keberaniannya untuk mendaftar sebagai Wakil Walikota Surabaya 2020, karena dirinya sangat mencintai kota Surabaya.

“Saya tinggal di Kota Surabaya sudah 30 tahun, jadi saya sangat mencintai Kota Surabaya,” ujar pria yang akrab disapa Cak War ini.

Cak War menceritakan selama 30 tahun tinggal di Surabaya, banyak suka duka yang dialaminya. Bahkan, dia mengaku meniti karier di Surabaya mulai dari bawah. Berkat kerja kerasnya, akhirnya dirinya memiliki beberapa perusahaan.

“Alhamdulillah, hingga saat perusahaan masih jalan,” ucap Ketua Koperasi Jasa Angkutan Maju Bersama kepada media ini.

“Alhamdulillah, hingga saat perusahaan masih jalan,” ucap Ketua Koperasi Jasa Angkutan Maju Bersama kepada media ini.

Dengan alasan mencintai Kota Surabaya, pria yang kini tinggal di kawasan Lontar, Kecamatan Sambi Kerep akhirnya memberanikan diri untuk mendaftarkan diri sebagai wakil walikota Surabaya lewat PDI-P.

“Saya merasa terpanggil dan ingin berbagi pengalaman bagaimana kita sebagai Warga Kota Pahalwan memliki semangat dan spirit pejuang yang Sportif dalam menghadapi persaingan global yang pastinya semakin berat,” jelas Cak War.

Atas alasan tersebut, jika nantinya PDI-P memberikan kepercayaan terhadap dirinya dan Allah meridhoinya, maka Cak War berjanji akan bekerja keras untuk kepentingan Wong Cilik.

“Untuk itu melalui dunia politik saya berjanji mewakafkan segala tenaga dan pikiran kepada warga Surabaya lewat pengabdian sebagai wakil wali kota,” tukasnya.

Disinggung kenapa memilih PDIP sebagai kendaraan politik di Pilwali Surabaya 2020? pemilik jasa tranportasi ekspor import dan EMKL ini mengatakan, karena dirinya ingin jadi pejuang bagi Wong Cilik dan itu singkron dengan perjuangan PDIP.

“Karena niat saya mengabdi kepada Wong Cilik, maka saya memilih PDI-P sebagai Partainya Wong Cilik,” jelas Cak War yang juga Ketua Harian Yayasan Jatidiri Bangsa perwakilan Jawa Timur.

Alasan lain yang cukup penting menurut Cak War adalah dukungan dari orang tua, guru dan sejumlah tokoh masyarakat. “Dan, dukungan penuh dari Keluarga (Istri dan anak-anaknya) menjadi semangat bagi saya bertarung di Pilwali Surabaya,” ujarnya.

Sementara terkait peluang dirinya mendapatkan rekomendasi dari PDI-P, Warsito menyerahkan sepenuhnya terhadap mekanisme partai. Mengingat kewenangan tersebut berada di tangan PDI-P.

“Terkait rekom itu urusan internal partai PDI-P. Yang pasti, sejak mengembalikan formulir pendaftaran dirinya berjanji akan lebih dekat dan terus membangun komunikasi dengan warga Surabaya,” pungkas pria yang saat ini menjabat Sekretaris HKTI Jawa Timur. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.