Ini Dia Tutorial Memukul Istri yang Dirilis Arab Saudi

tutorial memukul istriGLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui televisi nasionalnya, Memri, menayangkan video tutorial bagi para suami tentang bagaimana cara memukul istri dengan benar.

Video ini telah disetujui oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi dan telah ditayangkan i televisi nasional pada awal Februari 2016.

Seorang dokter dalam video itu disebut sebagai spesialis terapi bernama Khaled Al-Saqaby membeberkan bagaimana memukul istri jika mereka tidak mematuhi suami.

Menurut Al-Saqaby, suami tidak harus segera menyerang istri mereka, tetapi harus mendisiplinkan mereka. Dia kemudian menjelaskan bahwa dalam pernikahan, tidak ada kesetaraan, dan bahwa laki-laki harus memimpin rumah tangga.

“Langkah pertama adalah untuk mengingatkan dia tentang hak-hak dan tugasnya menurut Allah. Kemudian langkah kedua, menjauhkan dirinya di tempat tidur. Langkah ketiga, memukul, harus sesuai dengan ketentuan Islam,” katanya.

“Sebelum mengambil tindakan. Pemukulan tidak boleh dilakukan dengan tongkat, pengikat kepala, atau benda tajam.”

“Sebaliknya, suami harus menggunakan pembersih gigi atau dengan sapu tangan. Dengan begitu, istri akan merasa bahwa dia melakukan kesalahan.”

Mengakhiri pengajaran kontroversial, Al-Saqaby mengatakan, kadang-kadang suami bisa memukul istri tanpa mengikuti langkah-langkah itu, ketika wanita melakukan hal ekstrim dengan tidak mematuhi suami mereka.

Pemerintah Saudi Arabia juga merilis video ini di Amerika Serikat melalui Middle East Media Research Institute yang berbasis di Washington DC, pada bulan April 2016.

Kelompok aktivis perempuan menggambarkan video itu sebagai sesuatu menyebalkan. Menurut kritikus, meskipun beberapa dari ajaran Al-Saqaby ditemukan dalam Al-Qur’an tapi Al-Saqaby dan pemerintah Saudi dituduh selektif dengan ayat-ayat dari Kitab Suci untuk memenuhi kepentingan mereka sendiri.

Penulis Free Thought Project, Matt Agorist mencatat beberapa ayat dari Al-Qur’an dan Hadis untuk menyoroti bagaimana sebuah teks agama dapat digunakan untuk menghasut perdamaian atau kekerasan, dan bahwa Islam melarang mempromosikan bagaiman pria memukuli istri mereka.(rkc/ziz)