Ini Komitmen Pemerintah Kota dalam Memajukan Olahraga di Kota Surabaya

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat mencoba lapangan hockey yang berada di Jalan Dharmawangsa.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memiliki komitmen dalam melakukan pembinaan bibit-bibit muda dalam rangka memajukan olahraga di Kota Pahlawan. Salah satu wujud komitmen itu adalah dengan membangun beberapa sarana olahraga berstandar internasional.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) M Afghany Wardhana menyampaikan, beberapa lapangan berstandar internasional, diantaranya lapangan hockey, softball, dan atletik. Tujuannya untuk melakukan pembibitan dan pembinaan atlet-atlet muda di Surabaya.

“Selaras dengan tujuan itu, yang kami prioritaskan untuk menggunakan lapangan adalah para atlet, klub, komunitas dan anak-anak di Surabaya,” ujar Afghany, Senin (18/12/2017).

Afghany mencontohkan pemakaian lapangan hockey di Jalan Dharmawangsa. Menurut dia, tujuan utama dibangunnya lapangan hockey agar anak-anak dan atlet-atlet hockey di Surabaya bisa latihan dan menghasilkan prestasi di masa mendatang.

“Beberapa waktu lalu, ada permintaan dari pihak luar Surabaya yang ingin berlatih. Tapi itu kita tolak karena yang diprioritaskan adalah anak-anak, klub dan atlet dari Surabaya,” jelasnya.

Mantan Sekretaris dewan (Sekwan) DPRD Surabaya ini mengungkapkan, jika animo anak-anak Surabaya maupun klub dan komunitas untuk menggunakan lapangan hockey maupun softball, sangat tinggi. Bahkan saat ini sudah ada jadwal latihan yang sudah tersusun rapi.

“Semua sudah terjadwal di masing-masing lapangan,” sambung Afghany.

Terkait mekanisme penggunaan lapangan, Afghany menjelaskan bahwa penggunaan sarana olahraga yang dikelola pemkot, sebetulnya mudah. Para pemohon hanya perlu mengirimkan surat ke Dispora atau bisa dilayani di siola lantai dasar.

“Kami juga ikut melayani yang ada di siola, nanti kami akan menverifikasi. Kalau syarat-syarat terpenuhi, secepatnya izin pasti akan diterbitkan. Jadi cukup sederhana,” jelasnya.

Namun, dia menyarankan agar izin penggunaan lapangan bukan atas individu per individu. Tetapi bergabung dengan klub dan komunitas yang ada di Surabaya.

“Bila ada orang per orang yang ingin berlatih, silahkan bergabung dengan klub atau komunitas. Ini supaya memudahkan dalam rangka pembinaan,” tegasnya.

Kabag Humas Pemkot Surabaya, Muhammad Fikser menambahkan, lapangan olahraga di Surabaya, pembangunan dan juga perawatannya menggunakan anggaran APBD Kota Surabaya.

“Jadi ya diprioritaskan untuk anak-anak Surabaya,” tegasnya. (bmb/gbi)