Ini Saran Menkominfo Jika Registrasi Sim Card Sering Gagal

Begini balasan dari salah satu provider kartu prabayar apabila proses registrasi gagal.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Banyak pengguna kartu prabayar masih mengeluhkan proses registrasi yang berulang kali gagal. Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengimbau kepada masyarakat datang ke gerai provider kartu prabayar terdekat apabila kerap mengalami kegagalan dalam proses registrasi.

“Bisa saja terjadi kegagalan dalam registrasi. Tetapi kalau sampai berkali-kali kami imbau untuk pergi ke gerai terdekat. Nanti bisa dibantu di sana,” kata Rudi, Kamis (2/11).

Kemenkominfo mencatat, hingga hari ini pukul 18.00 WIB sudah 33,7 juta pelanggan yang registrasi kartu prabayar. Rudi mengatakan dalam dua hari terakhir sudah ada 9 juta pengguna kartu prabayar yang berhasil melakukan registrasi.

Ia percaya, registrasi kartu SIM prabayar ini akan menciptakan efek bola salju, semakin banyak orang yang ikut registrasi, maka yang lain juga akan mengikuti. “Minggu depan kami akan buatkan informasi yang bisa diakses publik tentang jumlah yang sudah registrasi,” ujarnya.

Menurut Rudi, sistem registrasi kartu SIM prabayar di Indonesia sudah dimulai sejak 2005, hanya saja ekosistemnya belum tersedia. Sekarang menurut Rudi, ekosistem tersebut telah tersedia dengan adanya data KTP elektronik di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Seharusnya, kata Rudi, Indonesia bercermin dengan negara-negara lain di Asia Tenggara yang telah menerapkan registrasi kartu prabayar.

“Negara tetangga Singapura, Malaysia, sudah menerapkan regulasi ini. Yang saya tahu yang belum itu Laos, kita mau disamakan dengan Laos?” kata Rudi. (tp/jay)