Ini Sikap APINDO Sidoarjo Pada Pemilu 2019

oleh
Anggota APINDO Sidoarjo bersama Caleg DPR RI Fandi Utomo.

GLOBALINDO.CO, SIDOARJO – Jelang pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sejumlah lembaga maupun organisasi masyarakat (Ormas) sudah menunjukan arah politiknya. Tidak terkecuali Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).

Ketua APINDO Sidoarjo, Sukiyanto, menegaskan hingga saat ini APINDO masih netral dalam menghadapi Pemilu 2019. Menurutnya, Ia tidak mengajak anggotanya untuk memilih salah satu paslon secara khusus.

Hanya saja, terkait Pileg 2019, Sukiyanto, menegaskan bahwa dirinya siap berjuang dan bergerak untuk memenangkan Fandi Utomo. Ada beberapa alasan yang membuat dirinya mengarahkan dukungan pada Caleg Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

“Fandi Utomo ini sahabat saya, saudara saya. Kenal baik saya dengan Beliau. Maka dari itu, saya siap mendukung Beliau agar menjadi DPR RI,” kata Sukiyanto usai makan siang yang digelar APINDO Sidoarjo bersama Fandi Utomo, Rabu (13/3/2019).

Menurut Sukiyanto, rekam jejak sosok mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini juga membuatnya tertarik. Dimana Fandi Utomo sudah sangat teruji dan nyata.

“Sepak terjangnya luar biasa. Secara kemampuang juga tak perlu lagi diragukan. Siap saya bergerak memenangkan Fandi Utomo di Pileg 2019 ini,” tegasnya.

Sementara itu, dalam dialog yang dilakukan di acara itu, Fandi Utomo mengajak agar APINDO Sidoarjo dan kalangan usaha memberi dukungan dan suara kongkrit bagi Capres nomor urut 01 Jokowi-KH. Ma’ruf Amin.

Menurut Fandi Utomo, beberapa program Paslon 01 bakal sangat bermanfaat bagi kalangan kalangan usaha agar mampu bersaing di era Revolusi Industri 4.0. Hal itu diperkuat dengan perhatian Presiden Jokowi dalam pembangunan infrastruktur yang tentunya akan memperkuat kondisi perekonomian Indonesia.

Menurut Fandi Utomo, jika di periode ini Pak Jokowi memperkuat infrastruktur, maka dengan program Beliau untuk periode selanjutnya ini SDM akan diperkuat.

“Infrastruktur Indonesia saat ini sudah kuat, kalau kita dukung dan menangkan Jokowi-KH. Ma’ruf Amin maka SDM Indonesia bisa berdaya saing. Kalau bisa begitu, maju inj iklim usaha kita,” tegas Fandi Utomo di hadapan ratusan massa buruh itu.

Salah satu perwujudan nyata janji Jokowi adalah dibuatnya 3 kartu oleh pemerintah sekarang. Diharapkan dengan kartu itu Indonesia memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing tinggi.

“Cukup gizi, cukup pendidikan, dan siap memasuki dunia kerja. Tentunya itu akan sangat bermanfaat bagi kalangan buruh, pekerja, dan pencari kerja,” tambah Fandi Utomo.

Fandi Utomo menilai kartu itu akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Terutama untuk mempersiapkan bonus demografi yang akan segera dihadapi oleh Indonesia.

Bagi mantan dosen ITS Surabaya ini, di era bonus demografi dan persaingan global, para pemuda serta buruh dan pekerja harus memiliki daya saing luar biasa agar bisa tetap eksis.

“Pelatihan-pelatihan itu tentunya bisa meningkatkan daya saing mereka. Gagasan cerdas itu,” pungkas Fandi Utomo. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.