Ini Surat Ahok yang Dibacakan Istrinya, Veronica Tan dengan Tangisan

oleh
Veronica Tan saat membacakan surat Ahok terkait pencabutan upaya banding.
Veronica Tan saat membacakan surat Ahok terkait pencabutan upaya banding.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Keluarga Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akhirnya memenuhi janjinya mengungkap alasan di balik pencabutan upaya banding. Istri Ahok, Veronica Tan membacakan langsung surat yang ditulis tangan oleh Ahok dari balik jeruji besi. Pembacaan surat Ahok ini diwarnai derai tangisan dari Veronica Tan.

Rumah tahanan Depok, Minggu 21 mei 2017.

Kepada relawan dan pendukung Ahok yang saya cintai, semua yang telah menjalani proses demokrasi di mana pun berada…

Saya telah banyak berpikir tentang kejadian yang saya alami, saya mau berterima kasih kepada suadara-saudara yang terus mendukung saya, kirim bunga, makanan…”

Sampai titik itu Veronica tercekat dan terisak memegangi mikrofon dengan kuat saat jumpa pers di Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2017).

“Pada saat kami sebagai keluarga tidak banding, bapak minta saya untuk bacakan surat ini untuk semua…,” ucap Veronica saat mendapat kesempatan bicara.

(Baca Juga: Ahok Ikhlas Jalani 2 Tahun Bui, Begini Kronologi Pencabutan Banding)

Salah seorang kuasa hukum Ahok, I Wayan, membuka minum botol dan menyerahkannya kepada istri Ahok tersebut. Adik Ahok, Fifi, berusaha menenangkan kakak iparnya itu dengan memberikan tisu.

Veronica pun melanjutkan membaca surat Ahok.

“Tidak mudah menerima kenyataan seperti ini,” kata Vero membacakan surat dari Ahok.

“Saya tahu tidak mudah bagi saudara menerima kenyataan seperti ini, apalagi saya. Tetapi saya telah belajar mengampuni dan menerima semua ini,” kata Vero.

“Jika untuk kebaikan kita dalam berbangsa dan bernegara,” lanjut Vero.

Seperti diketahui, sudah dua minggu Ahok berada di dalam rutan Mako Brimob. Pencabutan banding diajukan pada Senin (22/5) setelah tim pengacara lebih dulu memasukkan memori banding.

“Intinya ada dua kejadian. Satu sudah menyerahkan memori banding sudah masuk di berkas, kemudian setelah itu keluarga memutuskan setelah berdiskusi dengan kami, keluarga memutuskan mencabut. Kita hargai keputusan itu, kita dampingi,” ujar pengacara Ahok, I Wayan Sudirta.(kcm/dtc/ziz)

 

Berikut isi lengkap surat Ahok dari balik jeruji:

 

Rumah Tahanan Depok, Minggu 21 mei 2017

Kepada relawan dan pendukung Ahok yang saya cintai, semua yang telah menjalani proses demokrasi di mana pun berada.

Saya telah banyak berpikir tentang kejadian yang saya alami. Saya mau berterima kasih kepada saudara-saudara yang terus mendukung saya dalam doa, kiriman bunga, makanan, kartu ucapan, surat, buku-buku, bahkan dengan berkumpul dengan menyalakan lilin. Saya tahu tidah mudah bagi saudara menerima kenyataan seperti ini. Apalagi saya…

Tetapi saya telah belajar mengampuni dan menerima semua ini. Jika untuk kebaikan berbangsa dan bernegara, alangkah ruginya warga DKI dari sisi kemacetan dan kerugian ekonomi akibat adanya unjuk rasa yang menganggu lalu lintas.

Tidaklah tepat saling unjuk rasa dan demo dalam proses yang saya alami saat ini. Saya khawatir banyak pihak yang akan menunggangi jika para relawan berunjuk rasa, apalagi benturan dengan pihak lawan yang tidak suka dengan perjuangan kita.

Terima kasih telah melakukan unjuk rasa yang taat aturan dan menyalakan lilin perjuangan, konstitusi ditegakkan di NKRI dengan Pancasila dan UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.

Mari kita tunjukkan bahwa Tuhan tetap berdaulat dan memegang kendali sejarah setiap bangsa. Kita tunjukkan bahwa kita orang yang beriman kepada Tuhan Yang Masa Esa pasti mengasihi sesama manusia, pasti menegakkan kebenaran dan keadilan bagi sesama manusia.

Gusti ora sare…

Put your hope in the Lord now and always (Mazmur 131 ayat 3)

Kalau dalam iman saya, saya katakan: The Lord will work out his plans for my life (Mazmur 138 ayat 8a).

Ahok BTP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *