Instagram dan Snapchat Tarik Fitur GIF Untuk Sementara Waktu

oleh
Ilustrasi penggunaan Instagram.

GLOBALINDO.CO – Instagram dan Snapchat sementara waktu menarik fitur penyematan gambar bergerak GIF. Kebijakan itu menyusul ditemukanya adanya stiker GIF yang dinilai mengandung unsur rasisme.

Konten rasisme yang dimaksud adalah GIF dengan sisipan kata sensitif bagi kaum kulit hitam atau kerap diistilahkan “N-word”. GIF itu berasal dari perpustakaan Giphy yang merupakan mitra pihak ketiga Instagram dan Snapchat.

“Konten seperti ini tak memiliki tempat di Instagram. Kami telah menghentikan integrasi dengan Giphy sembari mereka menginvestigasi kasus ini,” kata juru bicara Instagram.

Hal senada diungkapkan pihak Snapchat. Pemblokiran GIF bakal dicabut jika Giphy berkomitmen meniadakan konten-konten semacam itu.

“Kami menghapus GIF dan memblokir akses Giphy hingga kami yakin kejadian seperti ini tak akan terulang lagi. Kami menunggu tim Giphy untuk menyelidikinya,” kata juru bicara Snapchat.

Juru bicara Snapchat mengatakan semua GIF di layanannya semestinya aman diakses bagi remaja 13 tahun ke atas. Kejadian ini merupakan tamparan agar lebih jeli dan peka terhadap konten sensitif.

Pihak Giphy pun angkat bicara. Menurut dia, gambar bergerak bernuansa rasisme menyebar gara-gara ada bug pada sistem penyaringan GIF, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Minggu (11/3/2018), dari TechCrunch.

“Kami telah memperbaiki bug-nya dan mengatur ulang semua GIF yang tersedia di perpustakaan kami,” kata juru bicara Giphy.

Diketahui, integrasi Giphy dengan Instagram di mulai sejak Januari 2018. Snapchat kemudian menyusul pada Februari 2018 lalu.

Seperti stiker jenis lain, GIF di Instagram Stories dan Snapchat juga bisa diatur ukurannya dan disetel penempatannya. Jika tak sesuai, GIF bisa dihapus dengan mekanisme yang lumrah ketika menghapus stiker. (kmp/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *