Jadi Saksi Sidang Korupsi e-KTP, Setya Novanto Mangkir

Setya Novantoi saat bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto benar-benar ingin menjauhi sleuruh persoalan yang berbau e-KTP. Bahkan, untuk menjadi saksi dalam persidangan, Setya Novanto mangkir. Alasannya, masih lemas karena sakit.

“Kan kondisi kesehatan beliau masih dalam pemulihan, beliau juga masih bed rest dan beliau kan diwajibkan untuk melakukan check up ulang,” kata pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, Senin (9/10/2017).

(Baca Juga: KPK Perpanjang Masa Cekal Setya Novanto)

Setya Novanto hari ini dipanggil untuk menjadi saksi dalam sidang lanjutan perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP. Meski demikian, Fredrich mengaku tidak tahu tentang pemanggilan untuk bersaksi dalam sidang dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong itu. Dia mengaku Novanto tidak membicarakan dengannya.

“Oh saya tidak tahu ya (soal pemanggilan Novanto di sidang), beliau tidak bicarakan dengan saya, tapi yang jelas kalau ada panggilan pasti sudah ada. Tapi beliau kan kondisi kesehatannya masih belum dimungkinkan kan,” imbuh Fredrich.

Tentang kepastian pemanggilan Novanto sebelumnya disampaikan jaksa KPK Irene Putrie. Namun dia juga mengakui bila Novanto kemungkinan tidak akan hadir dengan alasan sakit.

“Iya (Novanto dipanggil jadi saksi di sidang), tapi nggak datang, masih sakit katanya,” kata Irene ketika dihubungi terpisah.

Selain Novanto, ada beberapa saksi lainnya yang juga dipanggil yaitu Gamawan Fauzi, Yusuf Darwin Salim, Zudan, Setya Budi Arijanta, Kristitan Ibrahim Moekmin, dan Ganjar Pranowo.(dtc/ziz)