Jalan Trans Sulawesi Putus Tertimbun Longsor

oleh
Jalan Trans Sulawesi yang tertimbun longsor.

GLOBALINDO.CO, LUWU – Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Sulawesi Selatan-Sulawesi Barat-Sulawesi Tengah terputus akibat tertimbun material longsor. Longsor dipicu curah hujan tinggi yang melanda wilayah Luwu Raya. Titik putusnya Jalan Trans Sulawesi berada di kawasan Basse Santempe.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengungkapkan, longsor terjadi pada Jumat (19/1/2018) sekira pukul 09.00 Wita.

Saat ini anggota Polsek Basse Santempe dipimpin Kapolsek AKP Syamsuddin bersama warga berusaha membuka akses jalan sementara dengan memindahkan material longsor menggunakan alat manual.

(Baca Juga: Jalan Lingkar Salatiga Tertimbun Longsor, Jalur dari Solo Dialihkan)

“Kendaraan roda dua saat ini sudah bisa melewati runtuhan longsor. Namun untuk kendaraan roda empat dan lainnya belum bisa, karena material longsor sangat banyak menutupi jalanan,” kata Dicky.

Dicky mengaku telah berkoordinasi dengan PT Masmindo Dwi Area yang mempunyai alat berat untuk memindahkan material longsor. Alat excavator pun sudah tersedia, hanya saja sulit mencapai lokasi karena medannya yang mendaki.

“PT Masmindo Dwi Area bersedia membantu memindahkan material longsor, tapi excavator kesulitan tiba di lokasi karena berada di ketinggian. Sehingga membutuhkan waktu untuk mobilisasi alat excavator untuk tiba di lokasi,” ucapnya.

“Tapi saat perjalanan ke lokasi longsor, alat excavator itu mengalami kerusakan dan perlu waktu untuk perbaikan lagi,” tambahnya.

Kawasan Basse Santempe berada di lereng timur Gunung Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Di Basse Santempe terdapat dua kecamatan, Bassesangtempe dan Latimojong. Kondisi geografi dan topografi wilayah Bastem berupa gunung dan lembah, sehingga prasarana transportasi darat di daerah ini masih tertinggal dibanding kecamatan lain di Tana Luwu.(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *