Jelang Pilgub Jatim, KPU Surabaya Minta Masyarakat Lebih Proaktif

oleh

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pasca ditetapkannya Daftar Rekapitulasi Hasil Pemutakhiran (DPHP), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya meminta masyarakat agar lebih proaktif. Terutama warga yang tercecer saat dilakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) pada bulan Januari lalu.

Komisioner KPU Bidang TeKamis Kota Surabaya, NurulĀ Amalia meminta kepada masyarakat yang belum masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS), segera melaporkan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat supaya segera dimasukkan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Syaratnya cukup mudah. Masyarakat cukup menunjukkan KTP,” ujar Nurul Amalia, Rabu (14/3/2018).

Menurut Nurul Amalia, tanggapan dari masyarakat tidak hanya untuk warga yang belum masuk DPS. Melainkan juga terhadap persoalan lain.

“Misalnya saja ada warga yang meninggal dunia setelah dilakukan coklit. Kejadian seperti ini harus segera dilaporkan,” terangnya.

KPU menetapkan batas waktu tanggapan masyarakat atas DPS sampai tanggal 2 April 2018. Untuk itu, dirinya berharap masyarakat tidak melewatkanya.

“Sekarang informasi mudah diakses. Sehigga tidak ada alasan bagi masyarakat yang nantinya mengatakan tidak tahu saat namaya tidak termasuk dalam DPT,” imbuh Nurul.

Dalam kesempatan itu, Nurul juga memastikan bagi masyarakat yang tidak masuk dalam DPT hak suaranya tidak sepenuhnya hilang. Mereka bisa mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan membawa KTP atau Surat keterangan (suket) perekaman e-KTP.

“Hanya saja waktunya yang tidak fleksible. Biasanya setelah DPT selesai melakukan penyoblosan. Berbeda dengan yang sudah termasuk dalam DPT,” tukas mantan anggota KPU Kota Surabaya periode 2007-2009 itu.

Sebelumnya, KPU Kota Surabaya telah menetapkan jumlah pemilih potensial dalam Pemilu Gubernur Jatim 2018. Untuk Surabaya jumlahnya mencapai 2.009.072 orang yang tersebar di 4.284 TPS. Rinciannya 981.728 pemilih laki laki dan 1.027.344 pemilih perempuan. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *