Jembatan Kartini Ambles, Dewan Soroti Lemahnya Pengawasan

oleh
Jembatan di Jalan Kartini yang ditutup oleh Dinas Perhubungan.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Wakil Ketua Komisi C (pembangunan) DPRD Kota Surabaya, Buchori Imron menyoroti amblesnya jembatan di Jalan Kartini pada Minggu (11/3). Buchori menilai, kejadian tersebut menunjukan lemahnya pengawasan dan perawatan yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya.

Buchori menyebutkan, dalam APBD 2018 Pemkot Surabaya memiliki alokasi anggaran sebesar Rp 1 triliun untuk pengawasan jalan di kota pahlawan. Akan sangat aneh jika kemudian masih ditemukan jalan atau jembatan rusak.

“Kalau anggaran itu tidak terserap maka bisa jadi pengawasan dan perawatan tidak dilakukan. Kalau terserap tapi pengawasan dan perawatan tidak maksimal, ada apa?,” ujar Buchori Imron, Senin (12/3/2018).

Menurut Buchori, pengawasan selalu menjadi masalah dalam pengerjaan beberapa proyek infrastruktur yang dikerjakan pemerintah kota. Misalnya soal pembangunan beberapa box culvert.

“Bahkan ada saluran yang baru setahun dibangun kondisinya sudah buntu, ini kan parah,” ungkapnya.

Lebih jauh Buchori meminta agar pemkot Surabaya segera memperbaiki jembatan di Jalan Kartini. Sebab jalan tersebut selama ini kerap dilalui oleh masyarakat.

“Kasihan warga masyarakat harus memutar, sehingga perjalanan yang ditempuh tambah jauh,” kata Buchori.

Terpisah, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati mengaku kalaku amblesnya jembatan Kartini bukan karena tergerus air akibat hujan.

“Bukan karena penahan tergerus air tetapi karena usia jembatan yang dibangun sejak 1970 an,” Erna Purnawati.

Erna kembali mengatakan amblesnya Jembatan Kartini sudah diketahui sejak jauh hari. Karena jembatan itu sudah masuk dalam rencana revitalisasi.

“Jembatan itu sudah masuk perencanaan perbaikan peremajaan sejak 2017 dan sudah kami lelang serta sudah ada pemenang lelang. April 2018 tinggal pelaksanaan,” ujar Erna.

Untuk diketahui, Jembatan Kartini dibangun pada sekitar tahun 1970 an dengan lebar 8 meter dan panjang 10 meter. Akibat amblesnya jembatan itu sebagian Jl.Kartini sekarang ditutup. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *